SUKA iri nggak sih melihat teman yang air susu ibu (ASI)-nya lancar dan mengalir deras? Nah, di balik derasnya aliran ASI itu ada perjuangannya lho, Bun.
Cerita Ilma Rineta yang konsisten memberikan ASI pada keempat anaknya mungkin bisa jadi inspirasi para Bunda, nih. “Untuk anak pertama, aku ngerasain banget yang namanya ASI aku tuh susah banget keluar. Tapi itu nggak ngebuat aku nyerah sih, aku terus-terusan mompa. Mungkin ada sekitar 3 jam sekali aku selalu mompa,” kata Ilma dalam Cerita Bunda bersama Prenagen Lactamom di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Ilma menyebut ada cerita tersendiri saat memberikan ASI untuk masing-masing anaknya. Sayangnya, kata Ilma, rata-rata anaknya hanya mendapatkan ASI sampai usia satu tahun lantaran dirinya sudah hamil lagi.
Untungnya, Ilma selalu bisa mengumpulkan stok ASI, sehingga anak-anaknya tetap mendapat ASI yang cukup setelah dirinya tidak lagi mampu memberikan ASI secara langsung lagi. Nah, cara agar punya stok ASI yang melimpah gimana caranya?
1. Punya Jadwal Pumping yang Konsisten
Ilma menyarankan para bunda untuk punya jadwal memompa ASI yang konsisten. Kadang mungkin lelah dan malas ya, Bun. Tapi demi asupan paling bagus si kecil, ayo semangat memerah ASI.
“Kita nggak boleh malas, kita harus kasih rangsangan ke anak terus. Kitanya juga harus sadar diri sih, kalau kita orang yang aktif bekerja berarti kita harus selalu memberikan rangsangan di waktu yang tepat,” tambah perempuan berambut panjang ini.
Oh iya biar nggak lupa pumping, kita bisa lho set alarm di handphone. Jadi kita selalu diingetin deh kalau sudah waktunya pumping.
2. Usahakan Menyusui Langsung
Meskipun sudah capek di kantor dan kita punya stok ASI perah, tapi ketika ketemu anak, usahakan untuk menyusui langsung ya, Bun.