TERKINI
NEWS

P2A Nilai Ada Persaingan Bisnis Dibalik Penolakan Parik Semen Indonesia di Aceh

BANDA ACEH – Banyak pihak menilai sikap Ketua Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), Gunretno, tak konsisten menolak pendirian pabrik PT Semen Indonesia (PT SI)…

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 728×

BANDA ACEH – Banyak pihak menilai sikap Ketua Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), Gunretno, tak konsisten menolak pendirian pabrik PT Semen Indonesia (PT SI) di Rembang, Jawa Tengah. Pasalnya di sisi lain, Gunretno ini dinilai cenderung mendukung pembangunan pabrik semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk di Pati, Jawa Tengah. 

“Gunretno berencana datang ke Aceh ingin memprovokasi warga yang tinggal di sekitar PT Semen Indonesia di Laweung,” ujar Setiawan Rahmad, yang menyebut diri sebagai Ketua LSM Peduli Pembangunan Aceh atau P2A di Banda Aceh, Sabtu, 5 Agustus 2017.

Setiawan menolak kedatangan Gunretno ke Aceh yang disebutnya ingin memprovokasi warga dan memperkeruh keamanan di Pidie. “Kami menolak kedatangan Gunretno ke Aceh karena dia terindikasi mendukung berdirinya pabrik PT Indocement yang milik orang asing, tapi menolak Semen Indonesia,” kata Setiawan Rahmad.

Setiawan menambahkan, tokoh masyarakat adat Sedulur Sikep (Wong Samin) itu juga dikenal dekat dengan Wakil Presiden Direktur PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, Franciscus Welirang. Apalagi sebelumnya di sosial media beredar  foto kedua orang ini tampak sangat akrab.

Gunretno selama ini dikenal menolak keras keberadaan PT Semen Indonesia. Sikap penolakan Ketua Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) ini dipertanyakan, sebab pada saat bersamaan dia membela PT Indocement untuk mendirikan pabrik di Pati. 

Setiawan menilai sikap tersebut terkesan adanya persaingan bisnis antar kedua perusahaan tersebut. Selain itu, kata Setiawan, pihaknya menolak kehadiran Gunretno ke Aceh karena akan mengacaukan keadaan dan iklim investasi yang saat ini sedang terbangun di Aceh.

“Jadi kami menolak kedatangannya. Apalagi dari isu yang kami dapatkan, Gunretno juga akan menyebarkan aliran tertentu di sini nanti,” ujar Setiawan Rahmad.[]

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar