MENDAPAT ASI atau Air Susu Ibu adalah hak seorang bayi. Hanya saja karena berbagai alasan, tak semua ibu bisa menyusui bayinya.
Alasan baby blues, ASI tak keluar, takut penampilannya berubah, dan lainnya membuat banyak anak tak mendapat ASI dari ibunya. Padahal menurut penelitian, ASI memiliki banyak kegunaan untuk bayi, baik soal kesehatan sampai kecerdasan.
Selain terkait dengan kecerdasan dan kesehatan bayi, mengutip India.com, ada beberapa fakta unik seputar menyusui.
1. ASI diberikan langsung setelah bayi lahir
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjadi pencetus gerakan ibu menyusui. Mereka merekomendasikan setiap ibu untuk tidak menunda pemberian ASI kepada anaknya sesaat setelah melahirkan. Para ibu disarankan untuk melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD).
ASI biasanya diberikan pada bayi sampai usia enam bulan. Setelah enam bulan, ASI diberikan bersama dengan MPASI (makanan pendamping asi)
Setelah enam bulan seorang ibu tidak boleh menghentikan pemberian ASI kepada anaknya. Hal tersebut masih dapat berlangsung hingga anak berusia dua tahun. Meski demikian, saat itu anak sudah boleh menerima makanan pendamping ASI.
?
2. ASI tak bisa digantikan susu formula
ASI tidak dapat disamakan dengan susu formula. Kandungan nutrisi dalam ASI disebut lebih banyak daripada susu formula.
Bayi yang menerima ASI dinilai akan lebih memiliki kekebalan tubuh karena memiliki kandungan mineral, vitamin, asam amino, sel darah putih dan antibodi.
Selain itu, seorang bayi akan merasa kenyang dan bergizi dengan menerima ASI dan dapat mencegah alergi serta risiko penyakit keturunan lainnya.
3. ASI buat ibu mudah turun berat badan
Banyak perempuan yang menilai jika menyusui hanya akan memberikan keuntungan bagi sang buah hati. Padahal seorang perempuan yang menjadi ibu dan menyusui akan mendapatkan banyak manfaat terutama dalam hal kesehatan.