BANDA ACEH – Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh, Anwar Muhammad, menilai banyak hal menarik yang terjadi dalam perpolitikan Aceh. Salah satunya adalah Koalisi Aceh Bermartabat.
“Hampir seluruh partai politik bersatu di dalam koalisi yang digagas langsung oleh Partai Aceh dan dipimpin oleh Mualem (sapaan akrab Muzakir Manaf-red) sendiri, dan ini sudah berjalan dengan cukup baik,” ujar Anwar Muhammad dalam sambutannya di Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Gerindra Aceh, Senin, 16 November 2015 malam.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang juga Ketua KPA/PA Aceh, Wakil Ketua KPA/PA Aceh Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak, Ketua Fraksi Partai Aceh Kautsar M Yus, Bupati Pidie Sarjani Abdullah, mantan Bupati Aceh Besar Bukhari Daud, Ketua DPD NasDem Aceh Zaini Djalil, Wabup Aceh Besar Samsul Rizal, Anggota DPD RI asal Aceh Rafly, Ketua KNPI Aceh, PPP, PKS, PBB, dan Sekretaris PAN Aceh T Hasbullah.
Dia mengatakan motivasi awal pembentukan Koalisi Aceh Bermartabat adalah bagaimana Aceh ini bisa lebih jaya, lebih makmur, dan lebih bermartabat. “Saya kira, satu rangkaian itu menjadi penting. Dan kalau kali ini kita tidak bisa melakukan itu, saya yakin kesempatan tidak datang dua kali dalam hidup ini,” kata Anwar.
Anwar yakin dan percaya apa yang dilakukan oleh Koalisi Aceh Bermartabat tersebut berdasarkan keikhlasan semua pihak. Hal ini, kata dia, adalah sesuatu yang luar biasa.
“Karena keikhlasan itulah yang bisa membangun Aceh ke depan. Kebersamaan yang sudah diraih secara bersama-sama ini, walaupun Partai Aceh yang merasa berkuasa selama ini, tapi tanpa ada partai lain, terutama partai nasional, maka akan menuai berbagai kendala di lapangan,” katanya.
“Inilah yang dirasakan oleh Wakil Gubernur Aceh, barangkali sebentar lagi jadi Gubernur Aceh,” ujarnya lagi.
Dia mengakui tidak mudah membangun Aceh. Pasalnya sejak daerah ini lahir, penuh dengan dinamika dan konflik dalam perjalanannya. “Inilah salah satu momentum yang terbaik. Sepuluh tahun MoU Helsinki dan UUPA, saya kira ini awal dari titik kebangkitan kita, dan saya mewakili teman-teman, siapa pun (pemimpin-red) ke depan ini Aceh itu harus maju,” katanya.