TAKENGON – Danau Laut Tawar Kabupaten Aceh Tengah menjadi magnet besar dalam setiap liburan panjang bahkan liburan akhir pekan. Terlebih menyambut libur tahun baru 2016 diperkirakan banyak menyedot wisatawan lokal maupun luar daerah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengimbau seluruh pengunjung untuk hati-hati dan waspada, terutama ketika mandi di pinggir danau agar menjaga diri dan keluarga masing-masing.
“Biasanya kalau sudah mandi-mandi di pinggir danau pengunjung sering lupa, bahwa ini danau bukan laut yang strukturnya tidak landai seperti pantai laut umumnya,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Aceh Tengah, Mursyid, melalui siaran pers yang diterima redaksi, Kamis, 31 Desember 2015.
Ia menambahkan, kewaspadaan terlebih bagi pengunjung luar daerah yang relatif tidak mengetahui karakter dasar Danau Laut Tawar, namun demikian pihak Pemkab akan memberikan rambu-rambu khusus terkait lokasi-lokasi yang dapat dijadikan tempat untuk mandi bagi pengunjung.
“Kita sudah koordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk memasang rambu-rambu khusus yang berisi keterangan titik mana saja yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung untuk mandi,” ujar Mursyid.
Imbauan agar pengunjung waspada ketika berwisata ke dnau bukan tidak beralasan, sebab sudah kerap terjadi korban tenggelam akibat terlalu asyik mandi atau tidak sengaja terjatuh ke danau.
Selain diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, pengunjung juga diharapkan dapat menyesuaikan dengan adat budaya setempat serta tidak berbuat atau berperilaku yang tidak sesuai dengan syari'at Islam.
“Termasuk tidak membuang sampah sembarangan,” kata Mursyid.[] (ihn)