ENDE – Sebanyak 32 Guru Muda Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan  Tertinggal (SM-3T) dari Aceh berwisata sejarah dengan mengunjungi Situs Rumah Pengasingan Bung Karno, berada di Jalan Perwira, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 29 Desember 2015.

Program SM-3T adalah program yang memberikan  kesempatan yang baik bagi lulusan Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) yang belum PNS untuk  ditugaskan berbakti selama satu tahun di daerah 3T. 

Ketua SM-3T Aceh Irwanda T.Sudirman penempatan wilayah Manggarai mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan para guru SM-3T mengenai sejarah dan menambah wawasan kebangsaan Indonesia. “Selama ini kita hanya mempelajari sejarah melalui buku saja, ada kalanya kita harus langsung melihat bagaimana situs aslinya,” kata Irwanda, kepada portalasatu.com.

Menurut Irwanda, kegiatan ini sangat membantu bagi setiap orang yang berfrosesi sebagai guru. “Apalagi (bermanfaat) bagi profesi seorang guru, sangat penting untuk membagikan informasinya kepada anak- anak nantinya”, tutur Irwanda.

Nurhamidah, salah satu Guru SM-3T Aceh mengaku sangat senang dapat berkunjung ke situs bersejerah tersebut, tempat Bung Karno merumuskan butir-butir pancasila. “Saya sangat senang, karena situs ini sangat bagus untuk dikunjungi, serta terdapat banyak benda-benda sejarah disini,” kata Midah.

Situs ini banyak dikunjungin oleh pelajar, masyarakat, maupun wisatawan. Tak hanyak masyarakat biasa, situs sejarah ini juga pernah dikunjungi oleh para pejabat negara, seperti mantan presiden RI, Megawati Soekarno Putri beserta kelurga.

Rumah Pengasingan Bung Karno merupakan tempat Soekarno menjalani hukuman pengasingan sebagai tahanan politik. Soekarno diasingkan ke Ende, Flores pada 14 Januari 1934 dan berada di sana selama empat tahun (1934-1938).[]