LHOKSEUMAWE – Wabah virus yang ditularkan nyamuk Aedes Aegypti atau dikenal Demam Berdarah Dengue (DBD) terus menyerang balita dan anak usia remaja. Parahnya, hingga saat ini kasus tersebut terus meluas hingga ke empat kecamatan dalam wilayah Kota Lhokseumawe.
Adapun kecamatan itu Banda Sakti, Muara Dua, Muara Satu, dan Blang Mangat. Semua kecamatan itu dinyatakan endemis DBD.
Dokter penanganan DBD Rumah Sakit Umum Bunga Melati Lhokseumawe, dr. Yudi Harisanoza kepada wartawan, Kamis, 15 September 2016 mengatakan jumlah penderita DBD yang dilakukan perawatan pihaknya terus bertambah sejak sebulan terakhir.
Pasien DBD mayoritasnya menyerang balita, anak usia remaja terus bertambah, terhitung tiga hari yang lalu hingga pada hari ini (Kamis), ada 23 korban yang sedang kami rawat. Dalam satu hari ada dua hingga tiga korban baru yang masuk, kata Yudi.
Yudi menambahkan, dengan semakin banyaknya kasus DBD tentunya sangat memprihatinkan kondisi kesehatan masyarakat. Apalagi saat ini daerah Lhokseumawe akan memasuki musim penghujan, sehingga nyamuk penyebab DBD berpotensi teus berkembangbiak dan menyerang masyarakat.