TERKINI
TAK BERKATEGORI

Tokoh Masyarakat Seuneubok Bayu: Beu Geuteupue Kamoe Nyoe Ka Meuseupet

Sumber portalsatu.com tersebut menilai Pemerintah Kabupaten Aceh Timur sama sekali tidak peduli apa yang dialami oleh masyarakat Gampong Seuneubok Bayu selama ini.

IRMANSYAH D GUCI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 2.6K×

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan Pemerintah Aceh diminta untuk menormalisasi kondisi di Gampong Seuneubok Bayu, Kecamatan Banda Alam, pasca pemukulan dua aparatur gampong oleh polisi. Hingga kini, masyarakat Gampong Seuneubok Bayu mengaku trauma dan merasa tidak nyaman usai insiden tersebut ditambah lagi dengan adanya penculikan tiga pekerja bangunan, Minggu, 27 Desember 2015 malam.

“Sampai kapan ini akan selesai. Kami tidak ingin kejadian tahun 90-an kembali dialami oleh rakyat Aceh. Ini perlu ketegasan dari pemerintah untuk kami. Beu geutupue kamoe nyoe ka musepet (harus diketahui kami ini sudah terjepit),” ujar salah satu tokoh Gampong Seunuebok Bayu yang meminta namanya tidak ditulis kepada portalsatu.com, Senin, 28 Desember 2015.

Sumber portalsatu.com tersebut menilai Pemerintah Kabupaten Aceh Timur sama sekali tidak peduli apa yang dialami oleh masyarakat Gampong Seuneubok Bayu selama ini.

“Sudah beberapa kali keamanan kami terancam. Geuchik sama teungku imum kena pukul, masyarakat ketakutan keluar mencari rezeki, rumah mulai sepi, kaum pemuda mulai pergi tinggalkan gampong. Ini sudah sama seperti konflik dulu, nyoe bak soe keunuek ta mengadu lom (ini sama siapa hendak kami mengadu),” ujarnya.

Ia mengatakan sampai saat ini pemerintah setempat tidak melakukan tindakan apa-apa yang bisa menjamin keamanan dan menormalisasi aktivitas warga Gampong Seneubok Bayu.

“Bek lee meuriwang lagee jameun lom. Dup na jipoh ureung hana soe tanggung jaweub, pue keuh pemerintah nyoe yang ka berkuasa ji nonton sagai kamoe menderita (jangan lagi terjadi seperti masa konflik dulu. Berapa banyak orang yang tewas tidak ada yang bertanggung jawab, apakah pemerintah yang berkuasa sekarang menonton saja kami menderita),” katanya dengan nada keras.

Dia mengatakan jajaran perangkat Gampong Seuneubok Bayu berharap agar muspika dan muspida segera memberi petunjuk kepada masyarakat untuk mendapatkan payung hukum. Mereka juga meminta tanggung jawab penuh dan jaminan keamanan dari segala sektor.

“Yang kamoe harap nyan, soe tem tanggong  jaweub nak seulamat masyarakat. Nyoe mandum ka droe teuh yang kuasa, peu keuh hana cara untuk kamoe hinoe? (yang kami harap kan, siapa penanggung jawab keselamatan masuarakat. Sekarang semuanya orang sendiri yang berkuasa, apakah tidak ada solusi untuk kondisi kami disini?),” katanya, seraya mengatakan seluruh masyarakat gampong bakal mengungsi untuk menyelematkan diri jika pemeritah setempat tidak menyikapi permasalahan tersebut.[](bna)

IRMANSYAH D GUCI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar