BANDA ACEH – Staf Khusus Wakil Ketua DPR Aceh Teuku Irwan Djohan, Rahmat Hasbi, membantah tudingan yang disampaikan Masyarakat Relawan Irwan Djohan (MARI) terkait isu penjegalan Irwan Djohan agar tidak mencalonkan diri sebagai calon wali kota Banda Aceh. (Baca: MARI Duga Irwan Djohan Dijegal)
Rahmat membantah pernyataan MARI yang mengatakan bahwa Teuku Irwand Djohan ditekan oleh elit partai NasDem karena namanya tidak masuk dalam busa calon wali kota dari NasDem. Tuduhan tersebut menurutnya tidak berdasar dan menyesatkan.
“Kami tidak pernah mengenal organ relawan pendukung Teuku Irwan Djohan bernama MARI, dan kami tidak pernah mengenal nama saudara Zefri Adrian sebagai salah satu koordinatornya. MARI ini sepertinya adalah OTB (Organisasi Tanpa Bentuk) yang mencoba menghasut dan mengadu domba internal partai NasDem,” katanya dalam siaran pers yang diterima portalsatu.com, Minggu, 27 Maret 2016.