TAKENGON – Danau Laut Tawar (DLT) yang terletak berdampingan dengan Kota Takengon Kabupaten Aceh Tengah bukan hanya berupa panorama yang indah dipandang saja. Namun DLT juga menjadi sumber kehidupan masyarakat di wilayah tengah Aceh tersebut. Bahkan Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengatakan, DLT menjadi sumber air bagi masyarakat pesisir utara Aceh.
“Dari Danau Laut Tawar mengalir sungai Peusangan sampai ke Aceh Utara, sehingga selama ini menjadi sumber air utama industri vital di kawasan Aceh Utara dan Lhokseumawe,” kata Pak Nas ketika memberi sambutan di hadapan peserta Rakerwil Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (Patelki) ke-6 se Aceh di Takengon, Sabtu, 26 Maret 2016.
Pak Nas juga mengatakan, tidak hanya industri vital, air yang mengalir dari DLT juga menjadi sumber air minum bagi masyarakat pesisir utara Aceh.
“DLT juga sumber air minum bagi saudara-saudara kita di Bireuen, Aceh Utara dan Lhokseumawe, termasuk juga untuk irigasi,” katanya.
Karena itu, Pak Nas menegaskan menjadi kewajiban bersama untuk menjaga hulu Danau Laut Tawar agar tetap lestari. Jika tidak, bukan hanya masyarakat di wilayah tengah Aceh yang rugi, tapi juga masyarakat Aceh di pesisir utara terkena dampaknya.
“Maka kami di sini, salah satu tugas menjaga agar danau tetap ada airnya, oleh sebab itu saudara-saudara kita di pesisir utara harus baik-baik dengan masyarakat kita di sini,” kata Pak Nas bernada canda.[]