BANDA ACEH – Setiap orang tentu memiliki makna tersendiri dalam hal mengartikan hari para pahlawan. Jika merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran. Dengan kata lain, pahlawan adalah pejuang yang gagah berani.
Namun siapa sebenarnya pahlawan bagi mahasiswa Aceh di era kemerdekaan saat ini? Berikut beberapa kutipan dari para mahasiswa yang mengenang jasa para pahlawan pada Selasa, 10 November 2015.
Tiara Sucia, Mahasiswi Agribisnis Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala
Pahlawan Aceh bagi saya ada dua versi. Pertama versi sebelum kemerdekaan adalah Cut Nyak Dien. Kenapa? Karena semangatnya yang membakar mayarakat Aceh tidak hanya kaum hawa tetapi juga kaum adam. Di samping ia adalah juga seorang ibu tetapi tak pernah pudar rasa cintanya untuk berjuang melawan penjajah demi negeri Aceh tercinta.
Sementara pahlawan versi kedua adalah pahlawan Aceh setelah kemerdekaan, yaitu kita sebagai generasi muda Aceh. Alasannya karena perubahan tidak bisa ditangani dalam waktu yang singkat, perlu adanya regenerasi tiap waktunya.
Kemerdekaan sudah diperjuangkan oleh para pahlawan kita terdahulu maka kini saatnya kita sebagai anak muda lah yang menyambung estafet kemerdekaan. Karena anak muda Aceh mampu menjadi pahlawan dari Aceh untuk Indonesia.
Muttaqin, Mahasiswa Tafsir Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry
Bagi saya ada beberapa pahlawan Aceh, diantaranya Cut Nyak Dhien dengan semangat juangnya, Laksamana Keumalahayati dengan kecerdasannya memimpinkan pasukan. Teuku Umar dengan kelihaiannya mengelabui lawan dan Abu Hasan Krung Kalee dengan ketegasannya.
Putri Kamarina, Mahasiswi Ilmu Komputer asal Aceh di Universitas Pakuan Bogor
Di mata Putri (menyebut nama sendiri-red), pahlawan Aceh itu adalah Cut Nyak Dhien. Karena beliau salah satu perempuan Aceh yang pernah berjuang melawan Belanda pada masa perang Aceh zaman dulu. Dan semangat juang Cut Nyak Dhien begitu membara di jiwa-jiwa pejuang masa itu. Semoga di Aceh bakal lahir Cut Nyak Dhien-Cut Nyak Dhien lain yang akan membawa Aceh menjadi lebih baik lagi ke depan.
Syahril, Mahasiswa Universitas Serambi Mekkah
Bagi saya, pahlawan Aceh adalah Syekh Abdur Rauf Al Fansuri, Teuku Umar dan Cut Nyak Dhien. Karena mereka banyak menciptakan karya dan mendirikan pendidikan Islam. Karya-karya beliau dipelajari oleh negara lain sampai sekarang seperti karya tafsir, tajwid, ilmu tasawuf dan masih banyak lainnya.[]


