TERKINI
NEWS

Santri Terjangkit DBD, Dinas Kesehatan Fogging Pasantren

LHOKSUKON – Dinas Kesehatan Aceh Utara melakukan pengasapan (fogging) Komplek Pasantren Nurul Kamal Al-Aziziyah di Gampong Tutong, Kecamatan Matangkuli, Jumat 27 November 2015. Fogging dilakukan paska…

NUSI P SEURUNGKENG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 677×

LHOKSUKON – Dinas Kesehatan Aceh Utara melakukan pengasapan (fogging) Komplek Pasantren Nurul Kamal Al-Aziziyah di Gampong Tutong, Kecamatan Matangkuli, Jumat 27 November 2015. Fogging dilakukan paska adanya sepuluh santri yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Kami mendapat kabar dari pihak Puskesmas Matangkuli, ada 10 santri di pasantren tersebut terjangkit DBD sejak beberapa hari lalu. Hari ini dilakukan fogging karena komplek pasantren tersebut sudah dikategorikan daerah endemis DBD,” kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, dr Machrozal melalui Pengelola Program Arbovirosis, Hasanul Basri.

Ia menyebutkan, fogging dilakukan untuk mengurangi penyebaran DBD akibat gigitan nyamuk Aides Aegypti betina. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan fogging di daerah endemis DBD lainnya, seperti Kecamatan Lhoksukon dan Dewantara.

“Para santri juga diberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Karena nyamuk penyebab DBD berkembang biak di air bersih, termasuk air hujan yang tergenang di kaleng bekas atau barang rongsokan,” jelas Hasanul Basri.

Ditambahkan, penyebaran DBD dapat dicegah dengan langkah 3M, yakni menguras bak mandi, menutup rapat tempat penampungan air, dan mengubur sampah atau barang bekas yang dapat menampung air dan dijadikan tempat nyamuk bertelur dan berkembang biak.[]

NUSI P SEURUNGKENG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar