IDI RAYEUK – Rakan Mualem Aceh Timur melayat serta melaksanakan samadiah di rumah duka (almarhum) Muhammad Yunus, ayahanda dari ketua Rakan Mualem Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Ahad, 14 Februari 2016.
Rombongan Rakan Mualem tersebut diterima pihak keluarga dan kerabat almarhum di rumah duka. Kita turut berduka dan juga merasa kehilangan atas kepergian sosok almarhum ayahanda Muhammad Yunus.
“Dan kita berharap keluarga tabah dalam menghadapi cobaan, semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Allah,” ujar Junaedi, M.pd , Sekretaris Rakan Mualem Aceh Timur.
Selain itu ungkap Junaedi, kunjungan ini juga untuk memperkuat hubungan silaturahmi.
“Sifat kekeluargaan akan kita bangun dengan siapa saja, sebab nilai sosial cikal bakal terbentuknya persatuan,” ujar Junaedi.
Namun, hal senada disampaikan Andhika Jaya Putra ketua Rakan Mualem Aceh Timur, peristiwa kematian seseorang memang tidak dapat ditolak oleh siapapun, sebab semuanya telah ada yang mengatur.
“Kematian adalah suatu yang tidak dapat ditolak oleh kita sekalian. Kapan datangnya, itu sudah ada waktu bagi masing-masing kita,” katanya.
Ia menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas dipanggil pulangnya almarhum. Dalam rombongan ini juga dihadiri sejumlah pengurus dari beberapa kecamatan serta pemuda setempat.[](tyb)