TERKINI
NEWS

Polres Aceh Timur Gelar Reka Ulang Pengeroyokan Polis

Reka ulang digelar di halaman belakang Mapolres Aceh Timur pada Selasa, 8 Desember 2015 kemarin.

IRMANSYAH D GUCI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 3 menit
SUDAH DIBACA 1.4K×

IDI RAYEUK – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Aceh Timur menggelar  rekontruksi kasus pengeroyokan Jamaluddin bin Jamil alias Polis warga Dusun Sido Mulyo, Gampong Leubuk Pempeng Kecamatan Peureulak Kota. Kejadian pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok warga Desa Cek Mbon, Kecamatan Peureulak tersebut menyebabkan Polis tewas.

Reka ulang digelar di halaman belakang Mapolres Aceh Timur pada Selasa, 8 Desember 2015 kemarin.

“Dari hasil reka ulang tersebut yang sebanyak 10 adegan yang diperagakan, dan hasil tersebut sudah sesuai dengan berita acara pemerikasaan ditambah dengan kesaksian korban yang selamat, Budiman, 29 tahun, warga Desa Tualang Pateng, Kecamatan Peureulak timur,” ujar Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu mewakili Kapolres AKBP Hendri Budiman kepada portalsatu.com, Rabu, 9 desember 2015.

Dalam reka ulang tersebut, kata Budi, delapan orang yang diduga tersangka penganiayaan dihadirkan. Kedelapan tersangka yang terlibat pengeroyokan diantaranya, Ismail alias Buyung, Amiruddin bin Usman, Abdul Jamal bin Ishak, M. Yusuf bin Jamaluddin, M. Nur Syahrul bin Syahrul, Muhammad alias Amat bin Afandi, Budiman bin Yakob, Zulkifli alias Nato bin Mansyah.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Idi, Rizki Riza, bersama Edi Suhaedi yang turut hadir dalam acara tersebut menyebutkan adegan dan berita acara pemeriksaan dan keterangan saksi sudah sesuai.
 
“Kami tinggal menunggu pelimpahan berkas dari penyidik dan mudah-mudahan dalam waktu terdekat ini berkas sudah lengkap, sehingga secepatnya kami ajukan ke Pengadilan Negeri Idi untuk disidangkan,” ujar Rizki Riza.

Sebelumnya diberitakan, Jamaluddin bin Ismail alias Polis, 32 tahun, tewas dianiaya oleh sejumlah massa di Gampong Cek Mbon, Kecamatan Peureulak, Minggu, 15 November 2015 sekitar pukul 17.00 WIB. Korban yang tercatat sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersebut merupakan warga Gampong Lubuk Pempeng, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

“Sewaktu melewati jalan kampung menuju kebun, korban membuka palang pintu jalan desa yang sedang dalam pengerasan dengan cara paksa menggunakan kendaraannya. Akibat aksinya, warga meminta pertanggungjawaban atas rusaknya palang pintu itu,” ujar Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim Aceh Timur AKP Budi Nasuha Waruwu kepada portalsatu.com, Senin, 16 November 2015.

Dia mengatakan saat kejadian korban bersama temannya, Budiman, 29 tahun, warga Gampong Tualang Pateng, Kecamatan Petir, Kabupaten Aceh Timur. Mereka hendak memanen sawit di kebun yang dikelola oleh korban. 

Sebelumnya, kata Budi, masyarakat gampong setempat telah melakukan perjanjian bersama agar tidak melewati jalan yang sedang diperbaiki.

“Akibat kejadian itu warga sempat emosi sehingga memukul Budiman yang merupakan supir pengangkut sawit dan meminta korban (Jamaluddin) untuk menemui warga,” katanya.

Menurut AKP Budi Nasuha, saat korban menemui warga sempat terjadi cek-cok dengan masyarakat. Korban kemudian mengeluarkan korek api jenis pistol dan mengancam akan menembak warga yang berani menantangnya.

“Sempat beberapa saat emosi antara korban dengan warga mereda sambil menunggu kedatangan geuchik. Namun tiba-tiba datang Buyung yang merupakan kepala dusun, memukul korban di kepala sehingga masyarakat lainpun ikut memukul sampai korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” kata Budi.

Pihak kepolisian Aceh Timur saat ini telah mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam aksi brutal tersebut. Mereka diantaranya Ismail Usman alias Buyung 46 tahun, M. Nur, 55 tahun, Zulkifli alias Nato, 37 tahun, Budiman, 28 tahun, Amiruddin, 50 tahun, M. Yusuf, 29 tahun, Muhammad, 26 tahun, dan Abdul Jalam Ishak, 55 tahun.

“Akan kita proses lebih lanjut lagi untuk mengetahui tersangka lainya,” kata AKP Budi Nasuha.[]

IRMANSYAH D GUCI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar