CALANG – H. Sudirman atau Haji Uma, anggota DPD RI asal Aceh bersama Kepala Dinas Sosial Aceh mewakili Gubernur Aceh dan Wakil Bupati Aceh Jaya ikut menjemput dan mengantar langsung jenazah M. Zubir, TKI asal Aceh Jaya ke rumah duka di Gampong Babah Ie, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, 30 Oktober 2017.

Tangis keluarga langsung pecah ketika jenazah tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda melalui pesawat Garuda Indonesia pukul 21.00 WIB. Setelah jenazah diserahterimakan kepada Pemerintah Aceh yang diterima oleh Kepala Dinas Sosial Aceh, jenazah M. Zubir langsung diberangkatkan melalui perjalanan darat ke Aceh Jaya untuk dikebumikan. Sampai di kampung halaman sekira pukul 23.30 WIB, tangisan keluarga dan masyarakat yang hadir kembali pecah melihat peti jenazah M. Zubir diturunkan dari ambulans. 

Ratusan warga sudah menunggu dibawa pulang jenazah M. Zubir setelah lima hari mendengar berita duka. M. Zubir yang semasa hidupnya dikenal periang, kini pulang dengan peti jenazah.

Kepala Dinas Sosial Aceh Alhudri bersama Haji Uma mengutuk keras pelaku pembunuhan terhadap M. Zubir dan meminta pihak berwenang Malaysia untuk mengusut tuntas dan menghukum pelaku seberat-beratnya. Hal tersebut disampaikan oleh keduanya saat serah terima jenazah M. Zubir kepada Pemerintah Aceh Jaya.

Di awal sambutannya, Haji Uma menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh di Malaysia, Pemerintah Aceh diwakili Dinas Sosial Aceh, grup KANA (Kesatuan Aneuk Nanggroe Aceh), grup GARAM, Forum Pemuda Aceh Rantau, Haji Muhammad Amir dan KBRI yang telah berusaha keras memulangkan jenazah M. Zubir ke kampung halamannya.

Haji Uma menyampaikan sukacita yang mendalam atas musibah yang terjadi dan berharap kepada keluarga yang ditinggalkan untuk selalu bersabar.

“Alhamdulillah mari sama-sama kita bersyukur kepada Allah SWT, pada malam ini  jenazah almarhum telah sampai di tengah-tengah kita. Saya berharap keluarga selalu tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan ini,” ungkap Haji Uma dengan penuh kesedihan di depan masyarakat yang melayat. 

Haji Uma juga menjelaskan komunikasinya yang cukup instens dengan Dinas Sosial Aceh, KBRI di Malaysia dan masyarakat Aceh di Malaysia dalam upaya pemulangan jenazah almarhum M. Zubir.

Kepala Dinas Sosial Aceh menjelaskan, terkait Syahrul, adik almarhum belum diizinkan pulang ke Aceh oleh pihak kepolisian Malaysia karena yang bersangkutan masih dimintai keterangan sebagai saksi kasus pembunuhan yang terjadi terhadap abangnya, M. Zubir.

“Terkait Syahrul, adik almarhum yang masih di Malaysia, Pemerintah Aceh bersama DPD RI dalam hal ini diwakili Haji Uma akan berusaha secepat mungkin memulangkan saudara Syahrul ke kampung halamannya,” ungkap Alhudri, Kepala Dinas Sosial Aceh.

Wakil Bupati Aceh Jaya yang ikut bersama rombongan baik dalam penyambutan di bandara sampai mengantar jenazah kepada keluarga mengucapkan terima kasih atas kerja keras yang dilakukan masyarakat Aceh di Malaysia, Haji Uma dan Pemerintah Aceh yang telah membawa pulang jenazah warga Aceh Jaya yang meninggal di Malaysia hingga ke kampung halamannya.

“Hanya Allah SWT yang dapat membalas kerja keras saudara-saudara kita yang tidak kenal lelah siang dan malam sehingga jenazah warga kami telah tiba di rumah duka,” ungkap Wakil Bupati Aceh Jaya.

Diberitakan sebelumnya M. Zubir merupakan TKI asal Aceh Jaya yang yang tewas ditembak oleh orang tak dikenal di tempat kerjanya tempat cuci mobil di Felda desa Keratong 2 Bandar Tun Razak, Tamping Negeri Pahang Malaysia.[](rel)