Kepolisian menangkap tersangka pelaku ledakan bom di salah satu toilet Mal Alam Sutera beberapa jam setelah peristiwa terjadi, seperti disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya dalam keterangan pers Kamis (29/10).
Kapolda Metrojaya Irjen Tito Karnavian mengatakan satu orang tersangka itu mengakui terlibat dalam ledakan bom di pusat perbelanjaan yang sama pada 9 Juli lalu.
“Dari penyelidikan kita dan tersangka mengakui terlibat dalam dua peristiwa bom lainnya, yaitu 6 Juli bom yang tidak meledak, dan 9 Juli itu bom meledak di toilet , 28 oktober meledak dan mengakibatkan seorang karyawan luka di kakinya,” jelas Tito.
Tersangka ditangkap pada Rabu sore oleh petugas dari Polda Metro Jaya dan Densus 88, bersama dengan barang bukti di kediamannya di Serang, Banten.
Menurut kepolisian tersangka tidak terlibat dalam jaringan teror di Indonesia dan memiliki motif ekonomi bukan ideologi.
“Pelaku tidak terkait sama sekali dengan jaringan teror yang sudah dipetakan oleh kepolisian selama ini, jadi pelaku tunggal dan motifnya bukan dalam rangka ideologi tetapi lebih banyak masalah ekonomi untuk melakukan pemerasan untuk mendapatkan uang,” jelas Tito.