IDI RAYEUK – Direktur Kriminal Umum Polda Aceh, Kombes Pol Nur Fallah meminta kepada kelompok bersenjata Nurdin bin Ismail alias Din Minimi untuk menyerah.
Lebih baik Din Minimi dan anggota menyerah saja daripada dikejar-kejar dalam hutan seperti ini, ujar Kombes Pol Nur Fallah saat konferensi pers di Mapolres Aceh Timur, Selasa, 24 November 2015.
Nur Fallah mengatakan aksi yang dilakukan Din Minimi tidak dianggap sebagai pahlawan meskipun mengatasnamakan keadilan. Keberadaan kelompok ini bahkan disebutkan telah meresahkan masyarakat Aceh.
Kita harap masyarakat jangan terinspirasi dengan aksi Din Minimi. Mereka bukan pahlawan tapi mereka kelompok bersenjata yang perlu dituntaskan. Hari ini kelompok tersebut terbukti dengan pengakuan anggotanya mereka merampas dan menculik sehingga sudah mengganggu masyarakat, katanya.
Polisi juga berharap kepada semua elemen masyarakat agar mendukung dan saling bekerjasama untuk menuntaskan kasus kelompok senjata itu.
Kita berharap kepada semua masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat, lembaga, dan siapa saja untuk memediasi agar Din Minimi bisa menyerahkan diri kepada polisi bersama senjatanya agar mereka tidak lagi dikejar- kejar, ujar Nur Fallah.[]