TAKENGON – Petugas pelayanan pajak Samsat Bener Meriah terpaksa menumpang di Kantor Samsat Aceh Tengah. Hal tersebut lantaran Kantor Samsat Bener Meriah ditutup paksa sejak tiga hari lalu, Selasa, 3 November 2015.
“Tepaksa kita numpang di Kantor Samsat Bener Meriah demi melayani kebutuhan masyarakat untuk membayar pajak kendaraan,” kata Kabag Hukum Bener Meriah, Hj. Mahfudhah, S.H., kepada portalsatu.com.
Ia mengaku tidak mengetahui hingga kapan pelayanan perpajakan Bener Meriah terus menumpang di Kantor Samsat kabupaten tetangga tersebut. Menurutnya, kondisi ini juga membuat masyarakat Bener Meriah sedikit terkendala. Pasalnya jarak transportasi menuju Aceh Tengah mencapai 45 menit dari pusat kantor pemerintahan.
“Kalau ke Pintu Rime Gayo dan Samar Kilang, misal, itu memang sudah semakin sulit karena akses dua kabupaten itu berbatasan langsung antara Bireuen dan Aceh Timur,” ujar Mahfudhah.
Secara terpisah, Kepala Samsat Aceh Tengah Sofian Velly Noviza, S.E., M.M., membenarkan kondisi tersebut.
“Kita prinsipnya bantu saja perlengkapan yang diperlukan. Semua petugas juga didatangkan dari Bener Meriah,” katanya di Takengon.[] (*sar)