Bank Aceh: pemblokiran rekening milik Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur atas permintaan pemilik dan pemerintah. Yang minta lepas blokir adalah pengurus lama. BRI Cabang Sigli: pemblokiran tersebut sesuai prosudur, atas…
SIGLI – Para Pimpinan Bank yang memiliki rekening Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur mengaku diblokir rekening atas permintaan pemilik dan pemerintah setempat.
Direktur Utama Bank Aceh Busra Abdullah terkait pemblokiran rekening milik Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur mengatakan, diblokirnya rekening atas permintaan pemilik dan pemerintah.
“Bank memblokir atas perintah pemilik dan Pemda. Sedangkan yang minta lepas blokir adalah pengurus lama,” tulis Busra dalam pesan singkat telepon selulernya, Senin 28 Desember 2015.
Sementara Pimpinan BRI Cabang Sigli Sufiyani Jalil saat menemui pendemo di depan kantornya menjelaskan, pihaknya tidak melakukan secara sepihak pemblokiran rekening, namun sesuai prosudur atas permintaan pemilik.
“Kita tak bermaksud menahan hak para karyawan Kampus Unigha, tetapi kita hanya menjalankan sesuai hukum,” jawabnya sembari akan berupaya mencari solusinya.[](tyb)
Laporan Zamah Sari