BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh H Muzakir Manaf mendorong agar PSSI Aceh dan para pegiat sepakbola lebih aktif dalam menggelar berbagai kompetisi tingkat lokal, termasuk kompetisi di tingkat anak-anak.

“MMC (Muzakir Manaf Cup) ini saya harapkan bisa menjadi salah satu arena untuk meningkatkan prestasi tersebut. Karena itu saya lebih menekankan agar kejuaraan ini hanya diikuti pemain usia muda di bawah 19 tahun,” kata pria yang karib disapa Mualem ini saat membuka Turnamen Muzakir Manaf Cup di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Senin, 21 Desember 2015.

Wagub berjanji akan memberi perhatian khusus kepada atlet-atlet sepakbola berbakat yang lahir dari kejuaraan MMC ini. Dia juga berharap agar kedelapan tim yang bertanding di MMC bisa bermain maksimal untuk meraih prestasi terbaik.

“Ingat, bahwa selama pertandingan berlangsung, di bangku penonton ini selalu ada tim pemantau yang selalu memonitor setiap tim dan pemain yang tampil. Untuk itu kepada adik-adik saya yang bermain, tampillah sebaik mungkin agar kami bisa melihat bakat hebat yang ada pada diri kalian,” kata Wagub.

“Buatlah masyarakat Aceh bangga dengan keahlian adinda dalam bermain sepakbola. Insya Allah kami siap untuk mengembangkan bakat tersebut agar adinda bisa mengukir prestasi di tingkat nasional,” ujar Wagub lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan Pengurus Asosiasi Sekolah Sepakbola Aceh (ASSA). Muzakir Manaf berharap keberadaan ASSA dapat membuat gairah bersaing dan berkompetisi di tingkat sekolah sepabola Aceh akan lebih meningkat.

“Saya sendiri sangat berharap, suatu saat nanti akan lahir ‘Maradona’ atau ‘Messi’ baru dari Bumi Aceh ini. Selamat bertanding. Bermainlah dengan sportif, fair play dan tetap perkuat persaudaraan sesama atlit Aceh,” kata Wakil Gubernur Aceh itu.

Seremonial pembukaan MMC 2015 ditandai dengan penyerahan bola pertama kepada perangkat pertandingan, yang dilanjutkan dengan tendangan perdana yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Aceh didampingi oleh Dewan Pakar ASSA yang juga merupakan mantan Ketua PSSI, Djohar Arifin Hussein, Kadispora Aceh, T A Khalid, Perwakilan dari Polda Aceh, dan Ketua Harian KONI Aceh.[](bna)