TERKINI
GAYA

Mungkinkah Bioskop Hadir di Aceh?

Film Aceh jangan hanya menjadi tontonan warga Aceh saja

ISKANDAR NORMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.4K×

BANDA ACEH Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Provinsi Aceh, Dr. Hamdani M. Syam mengatakan terkait perfilman Aceh pemerintah harus mengambil peran. Film Aceh katanya jangan hanya menjadi tontonan warga Aceh saja. Ia mengibaratkan mengapa orang Aceh bisa mengonsumsi film Jepang dan Amerika yang dari segi bahasanya sangat berbeda, idealnya film Aceh juga bisa menjadi konsumsi masyarakat luar.

Hal itu disampaikan Hamdari kepada portalsatu.com, usai pelantikan di Aula Prof. A Majid Ibrahim Kompleks Bappeda Aceh, Kamis, 26 November 2015.

“Seperti kita ketahui, film Aceh juga sudah bagus dari segi konteksnya, paling tidak juga ditonton oleh negara yang bernuansa Islam lainnya seperti Brunei Darussalam, Malaysia dan negara lain,” katanya.

Sebagai langkah pertama katanya, pihaknya akan melakukan konsolidasi pengurus dan membangun kerjasama apa yang patut dilakukan ke depan.

“Salah satunya adalah ada tawaran program dengan Dispora Aceh dengan menawarkan program tentang sosialisasi penyalahgunaan narkoba melalui gerakan ke sekolah-sekolah,” ujarnya.

Ia juga sudah mewacanakan agar ke depan bisa menjalin kerja sama dengan MPR RI terkait jurnalisme damai dan melihat objektivitas apa yang seharusnya dilakukan media dalam menjaga perdamaian di Aceh.

“Karena selama ini juga banyak terdapat potensi-potensi konflik dari segi pemberitaan yang sedang dimunculkan,” katanya.

Namun, ketika disinggung mengenai keberadaan bioskop di Aceh sebagai salah satu media untuk menonton film, Hamdani mengatakan jika memungkinkan maka akan dibangun bioskop di Aceh.

“Jika memungkinkan kita akan membangunkan bioskop di Aceh, nanti kita pisahkan antara laki-laki dan perempuan. Serta harus diperhatikan juga film yang masuk harus dipilih jangan tidak mendukung syariat Islam yang berkembang di Aceh. Namun kita tidak membicarakan dulu tentang isu bioskop ini. Di samping itu, seharusnya peran pemerintah selama ini terhadap CD yang masuk ke Aceh juga harus diseleksi agar terhindar dari konten-konten di luar Islam itu sendiri,” ujar Hamdani.[]

ISKANDAR NORMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar