SABANG - Memperingati milad GAM ke-39 yang jatuh setiap tanggal 4 Desember, Komite Peralihan Aceh atau KPA Wilayah Pulo Aceh-Sabang menggelar doa bersama dan menyantuni…
SABANG – Memperingati milad GAM ke-39 yang jatuh setiap tanggal 4 Desember, Komite Peralihan Aceh atau KPA Wilayah Pulo Aceh-Sabang menggelar doa bersama dan menyantuni puluhan anak yatim, Jumat, 4 Desember 2015.
Kegiatan yang digelar di kantor KPA di Jalan Perdagangan Kota Sabang itu dihadiri ratusan masyarakat simpatisan Partai Aceh dan anggota dewan dari fraksi Partai Aceh serta Ketua DPRK Kota Sabang Muhammad Nasir.
Ketua KPA Pulo Aceh-Sabang, Iswardi Lemsyeh, kepada awak media mengatakan, acara yang digelar secara sederhana itu untuk mengenang jasa-jasa para syuhada yang telah gugur. Juga untuk terus menjaga perdamaian Aceh.
“Doa bersama yang kita gelar ini dan santunan anak yatim agar perdamaian ini tetap terjaga di nanggroe Aceh ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, pada peringatan tersebut tidak ada instruksi ataupun arahan untuk menaikkan bendara Bulan Bintang di Sabang. Menurutnya, jika ada yang mencoba mengibarkan bendera tersebut maka akan berurusan dengan hukum sesuai arahan dan seruan bersama.
Sementara itu dalam pidato singkatnya Kedua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh, Nazaruddin, mengatakan jika tujuan mereka belum sepenuhnya tercapai. Masih banyak kepentingan masyarakat yang belum terakomodir. Milad GAM ke-39 ini diharapkan menjadi momentum untuk Aceh yang lebih baik.
“Kita Berharap ke depan jangan ada lagi perpecahan mari kita sama-sama membangun dan mementingkan kepentingan masyarakat,”kata Nazaruddin.[]
Laporan Radzie Arda di Sabang