BANDA ACEH – Pelabuhan Perikanan Lampulo pada 13 Desember 2015 mendatang menjadi lokasi puncak peringatan Hari Nusantara 2015. Kegiatan ini rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo bersama sejumlah menteri dan kepala daerah di Indonesia. Untuk memeriahkan event akbar nasional ini, TNI rencananya akan melakukan sejumlah atraksi untuk memeriahkan event nasional ini.
Pada Minggu, 29 November 2015 lalu portalsatu.com menyambangi Pelabuhan Perikanan Lampulo untuk melihat persiapan menjelang acara yang dihelat dua pekan lagi itu.
Untuk masuk ke lokasi pelabuhan, pengunjung harus melewati pintu gerbang utama setelah membayar tiket masuk sebesar Rp 1.000. Di sebelah kiri gerbang terdapat sebuah logo pancacita. Di atasnya ada tulisan “Pelabuhan Perikanan Lampulo”. Meski baru diresmikan tahun lalu, dua huruf yang merangkai tulisan tersebut sudah copot.
Terpaut sekitar 200 meter dari gerbang utama, ada sebuah perempatan dan di sana terdapat Tempat Penampungan Ikan, ada yang sudah difungsikan ada juga yang masih dalam tahap perbaikan. Di sepanjang jalan masuk di sisi kiri dan kanannya mulai ditanami pohon cemara. Pohon-pohon itu masih kecil dan dipagari dengan kayu.
Ketika matahari bersinar garang pohon-pohon cemara tersebut belum bisa dijadikan tempat untuk berteduh. Begitu juga saat ada angin kencang, pohon-pohon itu belum bisa menopang laju angin. Hal ini diakui oleh pekerja di lokasi pelabuhan. Belum adanya penghijauan di lokasi pelabuhan membuat lokasi ini bak lapangan yang gersang.
Di lokasi terlihat para pekerja sedang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Di antara mereka ada yang sedang mengaduk dan mengangkut semen. Tumpukan pasir dan batu terlihat berserakan. Tak jauh dari situ ada sebuah 'tugu ikan' yang didominasi warna biru laut yang sedang dalam tahap pengerjaan akhir. Tugu tersebut terlihat masih tertutup sebuah spanduk besar.