LHOKSUKON Muhammad Razali resmi mengundurkan diri sebagai manajer grup Nasyid Salsabil asal Kruenggeukuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Hal tersebut disampaikan Razali kepada portalsatu.com, Minggu, 22 November 2015, agar para fans tidak menanyakan Salsabil lagi kepadanya.
Dia mengatakan, banyak peran tim yang bermain di belakang layar pasca perjuangan panjang tim Nasyid Salsabil di ajang kompetisi nasional Q Academy Indosiar Jakarta, Juli 2015 lalu. Di antaranya membentuk tim, mencari sponsor, dana, media, dan juga koneksi hingga dari seluruh dunia. Peran tim Salsabil yang dipimpinnya juga turut menarik dukungan dari masyarakat Aceh di Norwegia, Denmark, Malaysia, dan Qatar.
“Alhamdulillah, Salsabil sudah berada di puncak kejayaan,” ujar Muhammad Razali.
Dia mengatakan keberhasilan ini merupakan perjuangan selama delapan tahun dirinya bersama Salsabil. “Kini mereka sudah merasakannya, bahwa perjuangan ini tidaklah sia-sia dengan dukungan dan juga kerja keras tim hingga Salsabil bisa eksis dan dikenal publik,” ujarnya.