BANDA ACEH- Di ajang perlombaan Sumatera Students Mining Competition (SSMC) yang diadakan di Universitas Sriwijaya, Indralaya 5 hingga 8 Oktober 2015 lalu, tim Teknik Pertambangan Unsyiah yang bernama Syiah Kuala Mining Engineering Competition (SMEN), meraih empat perak dan dua perunggu.
Ini merupakan pertama kalinya SSMC diadakan. Terselenggaranya SSMC ialah bentuk dari adaptasi dari Indonesian Student Mining Competition (ISMC), acara dwitahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiwa Teknik ITB, kata Iqbal Januari Pratama, salah satu peserta ke portalsatu.com, Selasa malam, 13 Oktober 2015.
Acara SSMC yang diselenggarakan Permata Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya (Unsri) ini ditujukan untuk Mahasiswa Teknik Pertambangan di wilayah Sumatera. Terdapat delapan jenis perlombaan yang diperlombakan, yaitu written test, hand-mucking, hand-steeling, face tie-in, bench blasting, crushing and grinding, mine surveying, dan panning.
Kegiatan SSMC ini, kata dia, diikuti oleh lima Universitas di Sumatera, yaitu Universitas Sriwijaya (Unsri), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Muara Bungo (UMB), Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), dan Universitas Bangka Belitung (UBB).
Selain dapat bersaing ditingkat nasional, Jurusan Teknik Pertambangan Unsyiah yang masih seumur jagung sudah menuai prestasi yang begitu membanggakan.
Prestasi yang berhasil dicapai SMEN diantaranya memperoleh perak dari empat jenis perlombaan, yaitu written test, mine surveying, face tie in, dan crushing and grinding, serta mendapatkan perunggu dalam dua jenis perlombaan lainnya berupa bench blasting dan panning, kata Iqbal.
Meskipun SMEN belum berhasil meraih juara umum, mengikuti acara SSMC ini pun merupakan sebuah batu loncatan agar dapat bersaing lebih ketat di kancah nasional maupun internasional, ujarnya. [] (mal)