BANDA ACEH – Jajaran PT PLN Wilayah Aceh meminta maaf kepada seluruh masyarakat Aceh, khususnya terkait pemadaman listrik secara bergilir dalam beberapa hari terakhir.
Ini karena gangguan di pembangkit listrik. Kebetulan pada saat itu juga kita sedang melakukan pekerjaan untuk meningkatkan kapasitas jaringan supaya energi yang ada bisa kita salurkan degan baik, baik dari dalam maupun dari luar Aceh. Sementara yang kita lakukan adalah pembangunan untuk peningkatan kapasitas, kata GM PT PLN Wilayah Aceh, Bob Saril, saat temu pers usai MoU dengan Polda Aceh pagi tadi di kantor PLN setempat, Kamis, 3 Desember 2015.
Ia berharap dengan dua pembangkit yang sudah optimal sekarang ini bisa memaksimalkan suplay listrik Aceh di masa mendatang. Pasalnya, kata dia, selama ini penggunaan listrik yang melebihi kapasitas oleh pelanggan mencapai 300 Megawatt untuk seluruh Aceh.
Insya Allah, listrik tidak akan mati lagi. Namun, ke depan akan terdapat beberapa gangguan yang diprediksi karena kami juga melakukan pemeliharaan secara terus menerus. Tetapi yang namanya ada peralatan yang digunakan, terkadang ada miss (rusak) sehingga melempeng kepada gangguan, ujarnya.
Dia mencontohkan gangguan tersebut tetap saja ada meskipun pembangkit listik dan transmisinya bagus. Namun ada juga di jaringan kita yang terganggu karena ada beberapa pohon, maka listrik akan mati dan tidak tersalurkan dan ini bersifat lokal. Kemarin kita lakukan pemadaman listrik karena akibat gangguan dari pembangkit yang cukup besar, ujar Bob Saril.[]