IDI RAYEUK – Muhammad Tadar, 28 tahun, warga gampong Matang Rayek, Kecamatan Idi Timur, Aceh Timur dikabarkan sudah kembali pada keluarganya pada Senin Malam, 28 Desember 2015 sekitar pukul 23.00 wib. Seperti diketahui, Muhamad Tadar merupakan salah satu dari tiga kuli bangunan yang menjadi korban penculikan di Gampong Seuneubok Bayu, Kecamatan Banda Alam yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata.
Informasi yang diterima portalsatu.com dari pihak kepolisian menyebutkan penculikan yang terjadi pada ketiga pekerja bangunan di desa tersebut dilakukan oleh komplotan bersenjata yang selama ini diburu yaitu Din Minimi cs.
Terkait kembalinya Muhammad Tadar ke keluarganya dibenarkan oleh Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu saat dikonfimasi portalsatu.com, Rabu, 30 Desember 2015.
Ya, dia sudah kembali kerumahnya pada saat kelompok Din Minimi turun pada malam kemarin, kata Budi.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Budi dari Muhammad Tadar, korban mengakui diculik oleh kelompok Din Minimi.
Dia mengakui diculik oleh Bahar adiknya Din Minimi, untuk saat ini si korban juga telah melaporkan kepada kita, katanya.
Saat ditanyai tindaklanjut terkait penculikan tersebut AKP Budi menjawab, ini sedang kita pelajari dulu, ucapnya.[] (ihn)