BANDA ACEH – Ketua Panitia Kongres Peradaban Aceh, Dr. Ahmad Farhan Hamid, mengatakan dalam menyelenggarakan acara tersebut panitia telah bekerja keras dan berkomitmen untuk tidak memakai uang negara.
“Namun kami percaya peradaban dan kebiasaan masyarakat Aceh untuk meuripee masih kuat dan terjaga dengan baik,” kata Farhan, saat menyampaikan pidatonya selaku Ketua Panitia KPA 2015 di acara pembukaan yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Banda Aceh, Rabu, 9 Desember 2015.
Pihaknya percaya KPA bisa berlangsung dengan baik karena kerja keras dan kemauan orang Aceh. Terutama dari anggota DPR RI yang telah membantu dana.
“Acara ini berjalan dengan berkat kerjasama kita semua,” ujar Farhan.
Pembukaan KPA 2015 dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Rasyid Baswedan, Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar, Gubernur Aceh Zaini Abdullah, anggota DPR RI asal Aceh Teuku Riefki Harsya, Muslim Ayub dan Muslim.[]