TERKINI
NASIONAL

Komnas HAM: Penjahat Ekonomi Disambut, Dunia Kemanusiaan Tercederai

JAKARTA - Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution mengatakan, pemimpin negara semestinya bukan hanya merasa bisa. Tapi juga harus bisa merasa apa yang dirasakan rakyatnya. "Hilangnya 'bisa…

VIVA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 747×

JAKARTA – Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution mengatakan, pemimpin negara semestinya bukan hanya merasa bisa. Tapi juga harus bisa merasa apa yang dirasakan rakyatnya.

“Hilangnya 'bisa merasa' itulah yang dipertontonkan pejabat kita kemarin, ketika menyambut salah satu penjahat ekonomi Indonesia (koruptor). Pejabat kita itu tidak bisa merasakan perasaan publik kita,” katanya, Jumat, (22/4).

Mantan Presiden Komisaris PT Bank Modern, Tbk, Samadikun Hartono sampai di Bandara Halim Perdanakusuma pada Kamis 21 April 2016 malam. Pemerintah Indonesia dan Cina sepakat melakukan perjanjian ekstradisi terhadap Buronan BLBI tersebut. Di Bandara, Samadikum didampingi Jaksa Agung H.M Prasetyo dan Kepala BIN Sutiyoso.

Menyaksikan peristiwa itu, kata dia, publik mulai membanding-bandingkan perlakuan terhadap terpidana lain yang sudah sangat sepuh diborgol dan diapit polisi bersenjata lengkap versus perlakuan terhadap koruptor triliunan rupiah tanpa diborgol, tanpa dikawal polisi.

Bahkan, kata Maneger, si koruptor tersebut disambut bak pahlawan oleh dua pejabat tinggi kita, bahkan dengan melambai-lambaikan tangan.

Dalam perspektif HAM, terang Maneger, dunia kemanusiaan kita tercederai ketika melihat sikap tidak respek dan diskriminatif pemangku kepentingan. “Semoga ini tidak menyempurnakan tingkat kerusakan harga diri bangsa kita.”[]Sumber:republika

VIVA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar