JAKARTA – Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution mengatakan, pemimpin negara semestinya bukan hanya merasa bisa. Tapi juga harus bisa merasa apa yang dirasakan rakyatnya.
“Hilangnya 'bisa merasa' itulah yang dipertontonkan pejabat kita kemarin, ketika menyambut salah satu penjahat ekonomi Indonesia (koruptor). Pejabat kita itu tidak bisa merasakan perasaan publik kita,” katanya, Jumat, (22/4).
Mantan Presiden Komisaris PT Bank Modern, Tbk, Samadikun Hartono sampai di Bandara Halim Perdanakusuma pada Kamis 21 April 2016 malam. Pemerintah Indonesia dan Cina sepakat melakukan perjanjian ekstradisi terhadap Buronan BLBI tersebut. Di Bandara, Samadikum didampingi Jaksa Agung H.M Prasetyo dan Kepala BIN Sutiyoso.
Menyaksikan peristiwa itu, kata dia, publik mulai membanding-bandingkan perlakuan terhadap terpidana lain yang sudah sangat sepuh diborgol dan diapit polisi bersenjata lengkap versus perlakuan terhadap koruptor triliunan rupiah tanpa diborgol, tanpa dikawal polisi.