BANDA ACEH – Ketua Golkar Aceh, Yusuf Ishak, mengaku bangga dengan sikap Muzakir Manaf atau Mualem yang memilih wakilnya di Pilkada mendatang dari unsur partai nasional. Namun dia berharap Mualem tidak mengumumkan nama pendampingnya untuk saat ini.
“Itu pasti bahaya, kalau sekarang diumumkan ada yang lari ke calon lain nanti, ada yang lari ke partai lain. Itu bahaya,” ujarnya dalam pertemuan lintas partai di Meuligoe Wagub Aceh, Rabu, 16 Desember 2015 lalu.
Dia mengatakan hal tersebut berdasarkan pengalaman Golkar di konvensi calon Presiden Indonesia beberapa waktu lalu. Akibat tergesa-gesa mengumumkan calon presiden, akhirnya suara Golkar pecah.
“Ini mohon maaf, kriteria boleh sebagaimana yang diharapkan saudara kita. Tapi yang lebih arif lagi minta kepada partai-partai untuk mengirim satu, dua, atau tiga nama ke calon gubernur nanti untuk diseleksi,” katanya.
Dia juga berharap calon wakil gubernur yang dipilih nantinya bisa bekerjasama dengan Muzakir Manaf nantinya. Ishak turut mencontohkan seperti kondisi Pemerintah Aceh sekarang yang retak di tengah jalan.