TERKINI
NEWS

Karang Taruna se-Aceh Bersihkan Pantai Jangka, Mahasiswa Disebar ke 92 Gampong

BIREUEN - Peserta Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) Provinsi Aceh yang dilaksanakan di Kabupaten Bireuen, bakti sosial membersihkan pantai Jangka, Selasa  (24/11) sore. Berdasarkan siaran…

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 813×

BIREUEN – Peserta Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) Provinsi Aceh yang dilaksanakan di Kabupaten Bireuen, bakti sosial membersihkan pantai Jangka, Selasa  (24/11) sore.

Berdasarkan siaran pers diterima portalsatu.com, kegiatan bakti sosial tersebut mendapat sambutan cukup baik dari para peserta. Menurut Ketua Panitia BBKT Bireuen Desi Safnita , kegiatan pembersihan pantai ini merupakan rangkaian dari beberapa agenda yang digelar tahun ini.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen Zulkifli, M.Kom., menyampaikan pihaknya sangat berterima kasih kepada Karang Taruna dari berbagai kabupaten/kota di Aceh yang telah ikut berpartisipasi dalam program BBKT Provinsi Aceh di Bireuen.

Selain pembersihan pantai dan outbound juga dilakukan penanaman pohon cemara di pinggir pantai yang dilakulan sercara simbolis oleh Bupati Bireuen H. Ruslan, M. Daud. Turut hadir Asisten dan beberapa kepala SKPK dan camat.

KKM

Sementara itu, 456 mahasiswa Universitas Almuslim disebar ke 92 gampong/desa dalam lima kecamatan di Kabupaten Bireuen. Program penyebaran mahasiswa tersebut dalam rangka program Kuliah Kerja Mahasisea (KKM) Umuslim angkatan XIV tahap I tahun akademik 2015/2016.

Menurut Kepala Bapel KKM Umuslim Drs. Syarkawi, mahasiswa akan berada di desa 45 hari penuh. Selama di desa mereka akan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan sebanyak 30 orang.

Penyebaran mahasiswa tersebut ditandai penyerahan mahasiswa dari Rektor Umuslim Dr. H. Amiruddin Idris, M.Si., kepada Bupati Bireuen yang diterima Sekda Ir. Zulkifli, pada upacara di pusat pemerintahan Kabupaten Bireuen, Selasa (24/11).

Rektor  menyampaikan bahwa mahasiswa yang melaksanakan KKM masih dalam tahap pembelajaran. Oleh sebab itu diharapkan perhatian dan bimbingan dari pemerintah daerah untuk suksesnya program tersebut di desa.

Sekda Bireuen mewakili bupati bireuen mengatakan program KKM merupakan perwujudan nyata, keterikatan emosional antara dunia kampus dengan masyarakat.

“Melalui program ini diharapkan mahasiswa dapat melakukan transfer pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan sesuai disiplin ilmu masing-masing,” ujarnya.[]

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar