TAKENGON - Bupati Aceh Tengah Nasaruddin kembali menjenguk bayi Sabira Hurin di kediamannya pada Senin, 11 Januari 2015 kemarin. Hurin merupakan bayi asal Blang Kolak…
TAKENGON – Bupati Aceh Tengah Nasaruddin kembali menjenguk bayi Sabira Hurin di kediamannya pada Senin, 11 Januari 2015 kemarin. Hurin merupakan bayi asal Blang Kolak I Kecamatan Bebesan, Aceh Tengah yang menderita penyakit kelainan hati atresia bilier. Ini merupakan kunjungan kedua orang nomor satu di Aceh Tengah itu mengunjungi Hurin.
Dalam kunjungan singkat itu Nasaruddin menanyakan perihal kondisi terakhir Hurin pada ibunya Cut Linda. Sekilas Hurin terlihat lebih baik dari sebelumnya, di usianya yang sudah memasuki delapan bulan ia mulai bisa mengoceh. Badannya masih terlihat menguning dan terlihat sangat kentara di kedua bola matanya.
“Sudah terlihat semakin sehat ya,” ucap Pak Nas membandingkan kondisi Hurin dari sebelumnya.
“Iya pak, mungkin dulu karena pengaruh selang susu, walaupun terkontrol asupan makanannya tapi sangat mengganggu, jadi saya inisiatif untuk menghentikan penggunaan selang,” ujar Cut Linda menerangkan kondisi Hurin.
Cut Linda mengakui saat ini pihaknya masih terus menggalang dana untuk pengobatan Hurin yang diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar.
“Ada beberapa donatur yang sudah memberikan bantuan, tapi memang masih sangat jauh dari yang dibutuhkan, kami juga nanti mengajukan permohonan kepada Pak Gubernur,” kata Linda.
Pak Nas menyahuti keinginan Cut Linda dan berjanji akan meneruskan permohonannya dalam bentuk rekomendasi. Cut Linda turut berkisah, selama sebulan terakhir dia bersama suami sudah meminta rujukan dari RS Zainoel Abidin untuk pengobatan Hurin lebih lanjut di RSCM Jakarta.
Namun, jangankan mendapat rujukan, pihak RS Zainoel Abidin menurutnya terlebih dahulu akan mendiagnosa ulang penyakit Hurin yang notabene sudah mendapat kepastian dari pihak RSCM Jakarta untuk mendapat tindakan operasi transplantasi hati.
“Apa boleh buat, kami akan tetap bawa Hurin ke Jakarta, walaupun tanpa rujukan dari Banda (RS Zainoel Abidin),” kata Linda.
Kunjungan Pak Nas kali ini juga turut menyampaikan sumbangan PNS Aceh Tengah sebesar Rp 15 juta untuk membantu kebutuhan pengobatan Hurin. Jumlah tersebut merupakan sumbangan lanjutan dari sebelumnya yang sudah diserahkan terlebih dahulu sebesar Rp 20 juta.[] (ihn)