BLANGKEJEREN - Petani kopi di daerah Aih Selah, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues meminta kepada Pemerintah Daerah segera melakukan perbaikan jalan dan jembatan yang…
BLANGKEJEREN – Petani kopi di daerah Aih Selah, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues meminta kepada Pemerintah Daerah segera melakukan perbaikan jalan dan jembatan yang hanyut diterjang banjir bandang.
Salah seorang petani kopi di Aih Selah, Khairudin, Kamis, 02 April 2025, mengatakan saat ini petani sangat membutuhkan perbaikan jalan yang amblas, jalan tertimbun longsor, dan pembangunan jembatan darurat paska hanyut diterjang banjir bandang akhir bulan November tahun 2025 yang lalu.
“Petani kopi di Aih Selah Kecamatan Pantan Cuaca sangat kesulitan membawa hasil perkebunan kopi, banyak titik jalan amblas, tertimbun longsor, dan harus melewati air singai paska jembatan hanyut,” katanya.
Di darah Aih Selah Pantan Cuaca, ada ratusan petani yang mengantungkan hidup dari Ratusan Hektar perkebunan kopi, tetapi akibat jembatan hanyut, banyak buah kopi jatuh sendiri lantaran terlambat dipanen.
“Petani kopi di Aih Selah sudah berupaya kutipan uang untuk menyewa alat berat, dan membangun jembatan darurat dengan gotong royong. Tetapi setelah hujan deras beberapa hari yang lalu, jembatan darurat yang dibangun itu hanyut lagi,” ujarnya.
Untuk itu, petani kopi Aih Selah Pantan Cuaca meminta kepada Bupati, Wakil Bupati, Kepala Dinas PUPR dan BPBD agar meninjau jembatan yang hanyut itu, dan segera membangun jembatan darurat.[]