BANDA ACEH – Alat pengaduk serbaguna temuan warga Aceh Barat dipamerkan di arena Teknologi Tepat Guna (TTG), Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Senin, 12 Oktober 2015.
Alat ini ditemukan dan dikembangkan Mukhtar, 54 tahun, asal Aceh Barat. Alat terbuat dari besi ini dan dioperasikan dengan listrik ini dapat mengaduk apa saja masakan yang sedang dimasak, baik dodol, kuah beulangong, dan lainnya. Alat yang tersambung dengan kompor gas ini memiliki pengaduk yang berputar ke seluruh wajan hingga merata saat dinyalakan.
Saat ini, mesin pengaduk tersebut baru diproduksi satu unit yang digagas sejak 2014. Alat ini bisa digunakan untuk kebutuhan industri pengolah dodol, kata Jufri, Kabid Sumber Daya Manusia Pengembangan Teknologi Pedesaan Badan Pemberdayaan Masyarakat Aceh Barat.
Jufri melanjutkan, pihaknya juga mengolah dodol dari bahan baku keladi yang keras lalu diolah menjadi tepung yang digunakan untuk bahan dasar bolu atau kue.
Kita juga memproduksi tepung dari buah keladi, jadi tidak semua tepung dari pasar yang sudah dibuat orang, kita juga bisa membuatnya lalu mengolah tepung tersebut menjadi bolu dan dodol menggunakan alat pengaduk serbaguna ini, katanya.
Alat ini seharga Rp15 juta per unit dan antikarat. Inilah dia yang kami bawa ke pameran TTG hari ini, ujar Jufri.[]