IDI RAYEK – Masitah binti M. Yusuf, 26 tahun, ibu rumah tangga di Dusun Bantayan Timur, Desa Paya Dua, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur pagi tadi ditemukan bersimbah darah di rumahnya. Diduga akibat penganiayaan.
Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto membenarkan adanya insiden tersebut. Kejadian itu menurutnya terjadi sekitar pukul 06:00 WIB pagi tadi, Rabu, 3 Agustus 2016.
“Saat itu saksi M. Nasir, yang tak lain merupakan tetangganya menemukan korban telah bersimbah darah, dan di tangan korban terlihat sebilah pisau putih,” ujarnya saat dikonfirmasi portalsatu.com.
Masih menurut AKP Rudi, sebelum ditemukan bersimbah darah sempat terdengar teriakan korban meninta tolong. Namun saat warga tiba di lokasi kondisi korban sudah terluka parah.
“Tetangga yang tinggal sekitar 200 meter dari korban mendengar suara perempuan minta tolong, lalu M.nasir dan istrinya mendatangi arah suara, dan kemudian menemukan korban Masitah sedang berdiri di samping rumahnya sedang memegang pisau putih di tangan kanannya,” katanya.