BANDA ACEH – Gubernur Aceh H. dr. Zaini Abdullah bersama Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi terbang ke Singkil menggunakan pesawat Cessna Carapan 208, Rabu, 14 Oktober 2015 sekitar pukul 08.00 WIB. Kedatangan Gubernur Aceh ini untuk melihat langsung konflik yang menjurus ke SARA di Desa Sukamakmu, Kecamatan Gunung Meriah.

Perjalanan lewat jalur udara dari Banda Aceh-Singkil ini diperkirakan memakan waktu lebih kurang 1 jam 30 menit. Setiba di Singkil, Gubernur Aceh dan rombongan langsung menuju ke Desa Sukamakmu yang menjadi pusat bentrokan antarwarga pada Selasa kemarin. 

Gubernur Aceh juga menjadwalkan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Singkil serta unsur masyarakat dan tokoh-tokoh agama untuk mengatasi konflik ini agar tidak meluas.

Sebelumnya diberitakan, situasi Aceh Singkil memanas akibat adanya protes dan pembakaran undung-undung di Desa Sukamakmu, Kecamatan Gunung Meriah, Selasa, 13 Oktober 2015. Dalam kisruh tersebut dilaporkan satu orang tewas dan tiga lainnya luka-luka termasuk di antaranya anggota TNI. Kerusuhan ini dipicu oleh protes sejumlah warga terkait izin pembangunan rumah ibadah. 

Massa juga memprotes hasil keputusan pemerintah kabupaten dan Muspida Kabupaten Singkil yang sepakat membongkar 10 gereja mulai 19 Oktober 2015. Sedangkan gereja lainnya yang tidak dibongkar, diminta segera mengurus izin sesuai persyaratan diatur undang-undang tentang pendirian rumah ibadah. Saat ini, terdapat sekitar 23 gereja di Aceh Singkil.[](bna)