TERKINI
NEWS

Dishub Pidie Tegur Rekanan Pantai Pelangi

"Jangan sampai kita dibilang telah menghambat pembangunan, padahal kita menjalankan tugas sesuai Tupoksi," tambahnya.

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 863×

SIGLI – Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Pidie M. Adam menyebut pekerja proyek Pantai Pelangi Kota tidak melapor kepada pihaknya terkait pengangkutan material batu gajah jalur kota yang menyebabkan berserakan tanah di sepanjang jalur dilalui truk.

“Sejak dikerjakan tidak ada pemberitahuan sama kami.  Dan kami telah menegur mereka untuk dapat membersihkan tanah yang berserakan di badan jalan akibat truk mereka,” ungkap M. Adam kepada portalsatu.com, Kamis 29 Oktober 2015.

Dia juga mengaku akan melaporkan persoalan tersebut kepada atasannya untuk mendapat petunjuk selanjutnya yang bisa diambil agar tidak ada pihak dirugikan.
“Jangan sampai kita dibilang telah menghambat pembangunan, padahal kita menjalankan tugas sesuai Tupoksi,” tambahnya. “Ada laporan warga bahwa di depan Pendopo Bupati dan Waki Bupati banyak tanah berserakan di badan jalan”.

Bahkan, lanjut Adam, di ruas jalan lingkar Blang Paseh ada gorong-gorong pecah akibat lintasan truk bertonase tinggi. Kemungkinan disebabkan truk pengangkut batu gajah proyek tersebut.

Ketika dia menghubungi rekanan pekerja proyek melalui HP yang didengar langsung wartawan, rekanan mengaku ada menyediakan satu armada penyiram air. Jika dinilai tidak cukup satu, rekanan berjanji akan menambah lagi.

Sebelumnya diberitakan warga pengguna jalan resah dan tidak nyaman karena ruas jalan dipenuhi tanah yang tumpah dari truk pengangkut batu.[]

Laporan Zamah Sari

 

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar