Neurajah atau mantra tentu saja ada kegunaannya. Lantas, di Aceh neurajah alias mantra untuk apa?
Hendri Azhar dalam penelitiannya, Jenis dan Fungsi Neurajah dalam Masyarakat Kluet menyebutkan bahwa neurajah di Aceh dipakai untuk beragam tujuan.
Di antara tujuan itu adalah menundukkan manusia (peunundôk). Penundukan dilakukan oleh si penghafal neurajah terhadap orang lain yang punya niat jahat kepadanya. Ini contoh neurajah itu.
Bismillahirrahmanirrahim
Dadaku Adam
Badanku Muhammad
Rupaku seperti rupa Nabiyullah Yusuf
Suaraku seperti suara Nabiyullah Sulaiman
Tunduklah sekalian umat Muhammad kepadaku
Yang jak nyoe Adam
Ngon kuasa Tuhan ya Rabbulalamin
Ngon beureukat kalimah lailahaillallah
Neurajah juga dipakai untuk menangkal maksud jahat. Neurajah ini masih bagian dari neurajah penunduk manusia. Bedanya, neurajah peunundôk digunakan ketika orang yang menguasai neurajah merasa jiwanya terancam, sedangkan neurajah penangkal maksud jahat diamalkan, terutama ketika akan bepergian ke tempat-tempat yang jauh dari rumah.
Contoh neurajah jenis ini adalah neurajah buka pasu seperti berikut ini.
Hé tutup si mara tutup
Lagi tertutup tergunci
Neubuka ya Jibrail
Neubuka ya Mikail
Neubuka ya Israpil
Allah yang buka