TERKINI
NEWS

Debat Publik Paslon Aceh Tengah Dikritik

TAKENGON -  Debat publik Pasagnan Calon (Paslon) Bupati/Wakil Bupati Aceh Tengah, menuai kritikan. Pasalnya, pertayaan yang diajukan tim panelis tidak menyentuh dan terkesan sederhana. Terlebih,…

DATUK HARIS MOLANA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 393×

TAKENGON –  Debat publik Pasagnan Calon (Paslon) Bupati/Wakil Bupati Aceh Tengah, menuai kritikan. Pasalnya, pertayaan yang diajukan tim panelis tidak menyentuh dan terkesan sederhana.

Terlebih, pertanyaan yang diajukan tim panelis juga tidak menggelitik dengan tema yang diusung untuk “mewujudkan tata kelola pemerintahan sebagai prasyarat mempercepat kesejahteraan masyarakat Aceh Tengah”.

“Tim panelis tidak satupun dari disiplin ilmu  kepemerintahan, sehingga pertanyaan yang diajukan datar,” kata Koordinator GeRak Gayo, Aramiko Aritonang, dalam siaran persnya kepada portalsatu.com, Kamis 9 Februari 2017.

Waktu yang diberikan untuk menjawab pertanyaan dari tim panelis, katanya, juga terbilang singkat, sehingga penajaman visi-misi kandidat tidak dapat dipahami secara menyeluruh oleh masyarakat.

Imbasnya, kata Aramiko, akan berdampak pada kebingungan masyarakat dalam menentukan pilihan calon pemipimpinnya lima tahun ke depan.

Debat publik Paslon Bupati/Wakil Bupati Aceh Tengah dilaksanakan oleh KIP setempat di Gedung Oleh Seni (GOS) Takengon pada Selasa 7 Februari 2017.  Tim panelis dalam debat itu terdiri dari Prof Dr Alyasa Abubakar, Dr Al Musanna dan Dr Yahya Kobat, SE, M.Si []

DATUK HARIS MOLANA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar