Game of Thrones merupakan salah satu film seri yang memiliki jutaan, bahkan lebih penggemar. Saya sendiri adalah penggemar film ini dan sedang menanti kehadiran season terbarunya.
Film yang digawangi oleh HBO ini tayang perdana pada 28 Agustus 2011 dan hingga kini telah sampai pada season 6. Film ini merupakan epik fantasi yang diangkat dari serial buku fantasi terlaris karya George R. Martin berjudul A Song on Ice and Fire. Film ini bercerita tentang perebutan tahta kerajaan dan kekuasaan dengan berbagai cara.
Menurut saya, banyak keunikan di film ini. Salah satunya tidak ada manok agam alias aneuk muda seperti yang ditayangkan dalam beberapa film lain. Saat pertama menonton, saya sempat menduga Lord Stark sebagai manok agam. Namun, dugaan saya ini terbantahkah sebab Lord Stark yang diperankan Sean Bean itu tewas dihukum gantung.
Saya kemudian juga sempat menduga bahwa Robb Stark dan Ibunya, Catelyn Stark yang menjadi tokoh utama sepeninggal Lord Stark. Namun, lagi-lagi dugaan saya ini tertolak sebab keduanya kemudian tewas dalam suatu pembantaian akibat pengkhianatan orang kepercayaannya.
Keunikan lain dari film ini adalah bahasa Dothraki yang dipakai oleh bangsa ksatria berkuda. Awalnya saya meyakini bahwa bahasa ini ada dalam kehidupan nyata. Namun, kemudian saya mengetahui bahasa ini hanya fiktif, tidak ada dalam kehidupan nyata.
Artinya, bahasa ini sengaja diciptakan untuk kebutuhan film tersebut. Lantas, siapa penciptanya? Bahasa Dothraki ini diciptakan oleh David J. Peterson. Ia alumnus Universitas UC Berkeley di Amerika Serikat bergelar master di bidang Linguistik pada 2005.
Proses penciptaan bahasa ini boleh dikatakan dalam kondisi kepepet. Dikutip dari viral.kincir.com, bahasa Dothraki diciptakan dalam kondisi yang sebenarnya tidak terlalu mengenakkan. Dalam novel aslinya, varian bahasa Dothraki ini sebenarnya tidak ada. Ketika muncul dalam serial TV, HBO meminta ada varian bahasa tersebut. Alhasil, direkrutlah David Peterson untuk menciptakan dialek dari bahasa Inggris yang akan dipakai oleh bangsa Dothraki. Pada awalnya, varian bahasa Inggris ini dibuat dengan variasi aksen berat Inggris atau menggunakan suara-suara yang asal. Meski begitu, pada akhirnya David tidak memilih keduanya dan malah menggunakan bahasa Inggris biasa.
Bahasa ini berasal dari campuran bahasa Arab dan Rusia. Bahasa Dothraki berisi sekitar 2000 kata. Ada pula yang mengatakan 3000 kata seperti dikutip dari liputan6.com.
Sementara menurut peneliti babbel.com, kata-kata yang digunakan dalam bahasa Dothraki erat kaitannya dengan bahasa Mongol pada masa Ghengis Khan. Yang keren dari bahasa ini adalah ketika akan menanyakan kabar, mereka akan melontarkan kalimat yang secara harfiah berarti bagaimana perjalananmu berkuda? Kebiasaan ini diambil dari budaya orang Dothraki yang ke mana-mana pasti naik kuda.