TERKINI
DESTINASI

Asiknya Kongkow Sore di Kuala Jangka

LHOKSEUMAWE - Kabupaten Bireuen tidak banyak menyimpan destinasi wisata, terutama pesona alam gunung dan bahari, namun baru-baru ini salah satu lokasi pantainya di daerah berjuluk…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 3 menit
SUDAH DIBACA 939×

LHOKSEUMAWE – Kabupaten Bireuen tidak banyak menyimpan destinasi wisata, terutama pesona alam gunung dan bahari, namun baru-baru ini salah satu lokasi pantainya di daerah berjuluk Kota Juang itu ‘Dipermak’ menjadi lokasi wisata bahari yang mengasikkan. Yaitu Pantai Kuala  Jangka. Apa yang membuat lokasi pesisir itu menarik untuk dinikmati? Berikut ulasannya.

Berada di Gampong Jangka Mesjid, Kecamatan Jangka, pantai itu memiliki pesona tersendiri dibandingkan pantai-pantai lainnya di Aceh, selain memiliki bibir pantai yang luas, juga ditumbuhi pohon pinus yang berjejeran nan rindang. Dibawahnya ada warung-warung yang dibangun rapi, bersih membuat nyaman siapa saja yang ingin membuang penat.

Tidak hanya itu, pengunjung akan dimanjakan dengan menu-menu sederhana oleh pelayan warung yang ramah dan cantik. Tak perlu takut, karena harga menu makanan di lokasi tersebut juga sangat terjangkau. Tak ayal setiap akhir pekan atau pada hari-hari libur besar, Pantai Jangka diserbu pengunjung dari Bireuen maupun dari luar kabupaten pemekeran Aceh Utara itu.

Kelebihan lainnya, area pantai yang luas dimamfaatkan oleh pedagang yang semuanya warga setempat sebagai lokasi kongkow  bagi pengunjung yang ingin menikmati sore sebelum matahari tenggelam, kursi-kursi diletakkan diatas pasir menghadap ke laut. Jadi sambil seruput minuman ringan dan makanan kecil, anda bisa menikmati pemandangan laut lepas dan deburan ombak.

Nah, untuk mencapai tempat itu, ada dua pilihan jalur, yang pertama dari Kota Bireuen dan satunya dari Kota Matang Geulumpang Dua. Namun kebanyakan pengunjung memilih jalur dari Kota Matang Geulumpang Dua, karena lebih dekat dibandingkan jalur satu lagi. Bagi yang tidak membawa kendaraan bermotor bisa memakai jasa angkutan umum atau ojek.

Agar bisa menikmati pesonanya, bagi pengunjung berkendara cukup membeli masuk karcis seharga Rp 5000. Bagi yang ingin berlama-lama di lokasi juga tak perlu gundah tak bisa beribadah, karena pengelola sudah menyediakan musalla dan kamar mandi.

Hanya saja, Pantai Jangka hanya dibuka mulai pagi sampai pukul 06.00 WIB sore. Karena memang di malam hari tidak dibenarkan orang memasuk lokasi itu.

“Pukul 6 sore pantai ditutup, tidak boleh lagi masuk kecuali warga dan pemilik warung yang ingin beres-beres setelah berjualan,” ujar Nurdin, salah seorang petugas pengawas Pantai Kuala Jangka kepada portalsatu.

Kata pria yang juga berprofesi sebagai nelayan itu, pantai tersebut dibuka sejak tiga tahun lalu. Dan setiap tahunnya terus dibenahi oleh pemerintah untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung.

“Pantai ini ramai pada hari-hari libur, tidak hanya orang Bireuen, tapi ada dari Takengon, Aceh Utara, dan daerah lain,  sejak pantai dibuka perekonomian masyarakat di sini sangat terbantu. Kami bisa berjualan dan mengelola parkir. Bagi  yang masih penasaran, silahkan coba dan nikmati pesonanya,” jelas pria itu sambil tersenyum.[]

Laporan Munir

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar