BANDA ACEH – Sejumlah aktivis Aceh membentuk lembaga bantuan konsultasi politik dan hukum yang diberi nama 'Prakarsa Politika”.
“Lembaga ini lahir dari interaksi para akademisi dan politik,” kata Direktur Eksukutif Prakarsa Politica, Mizwar Fuadi, dalam diskusi Judicial Review UUPA dan Quo Vadis Perdamaian Aceh di Coffee 3 in 1, Lampineung, Banda Aceh, Kamis, 5 November 2015.
Dia mengatakan lembaga ini akan mendorong pencerdasan politik dan hukum di Aceh. Prakarsa Politika juga telah menjalin kerja sama dengan delapan calon wali kota dan bupati untuk menjadi konsultan politik.
“Kita menawarkan model politik untuk Aceh,” kata Mizwar.
Lembaga konsultan politik ini digagas oleh beberapa orang, antara lain Mizwar Fuadi, Dr. Supri Aldi, Dr. Heru Pahlevi, Muhammad Juli Fuadi, SH, Dr. Nasrulzaman, dan Asrizal, M. Hum.[] (*sar)
