BANDA ACEH – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh menyoroti sejumlah instansi pelayanan publik di kota tersebut. Di antaranya adalah pelayanan PDAM Tirta Daroy dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Banda Aceh.
Pihak Banggar meminta Walikota Banda Aceh agar mengevaluasi kinerja PDAM Tirta Daroy. Hal ini disebabkan mereka masih menerima laporan dari masyarakat terkait belum meratanya distribusi air bersih.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, air belum terdistribusikan secara baik dan lancar kepada rumah-rumah pelanggan, dan harapan kami hal tersebut tidak terjadi lagi di kemudian hari, ujar Anggota Banggar DPR Kota Banda Aceh, Zulfikar Abdullah saat menyampaikan pendapat Badan Anggaran DPRK Banda Aceh terhadap rancangan qanun tentang perubahan APBK Banda Aceh tahun Anggaran 2017 di DPRK setempat, Kamis, 14 September 2017 kemarin.
Selanjutnya, kata Zulfikar, Banggar DPRK juga menyinggung kondisi Rumah Sakit Umum Meuraxa yang belakangan ini banyak mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Dia berharap RSUD Meuraxa mampu lebih fokus dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih, kata Zulfikar, TAPK Banda Aceh melalui persetujuan Banggar telah sepakat menambah anggaran untuk menyehatkan RSUD Meuraxa.