IDI RAYEUK – Tersangka Mahmud Bin Abdur Rahman mengaku menyesal telah membunuh adiknya, Nurdin bin Abdurrahman. Dia bersama saudara kandungnya M Harun, terpaksa membunuh Nurdin lantaran tingkah korban yang telah banyak meresahkan keluarga dan warga Pante Rambong.
Saya memang menyesal, tapi saya tidak sabar lagi pak dengan sikap adik saya itu. Rumah saya sudah dua dibakar sama dia. Dia juga sempat menusuk saya dengan pisau sampai tangan saya luka,” kata Mahmud kepada portalsatu.com saat ditemui di ruang Reserse Kriminal Polres Aceh Timur, Kamis, 17 Desember 2015 sekitar pukul 11.00 WIB.
Korban juga disebutkan pernah mengancam keluarganya akan dibakar hidupu-hidup di dalam rumah. Korban sudah sering dinasehati. “Tapi dia malah marah sama saya dan akan membunuh saya, ujar Mahmud, menangis.