BANDA ACEH – KIP Aceh mengadakan rekapitulasi, penetapan, dan pengumumam hasil penghitungan suara tingkat provinsi di aula utama gedung DPRA, di Banda Aceh, Sabtu, 25 Februari 2017.
Dalam perhelatan tersebut ada beberapa kejadian unik yang terjadi, mulai dari saksi yang walk out dari ruang sidang sampai ada saksi yang minta kopi pada pimpinan sidang.
Berikut adalah 8 kejadian unik yang terjadi dalam rapat pleno KIP Aceh yang dirangkum portalsatu.com:
1. Saksi Mualem-TA Walk Out
Dua orang saksi pasangan nomor urut 5 yang diwakili oleh Suadi Sulaiman dan Wien Rimba Raya, walk out atau keluar dari ruangan. Uniknya, kedua saksi ini keluar sebelum KIP Aceh mengumumkan keputusannya.
Adi dan Wien meninggalkan rapat karena menganggap Pilkada di Aceh telah banyak mengalami kecurangan.
Saksi ini pun mengisi form DC2-KWK sebagai bentuk protes tidak menerima rapat. Form tersebut berisi catatan kejadian khusus dan keberatan saksi dalam pelaksanaan rekapitulasi pethitungan perolehan suara di tingkat provinsi dalam pemilihan gubernur.
Seusai mengisi form tersebut Adi bersama dengan Wien Rimba Raya meninggalkan ruang rapat pleno. Ia enggan berkomentar banyak terhadap penolakan tersebut.
2. Kunci Kotak Suara Tertinggal
Kotak rekapitulasi suara kabupaten Bener Meriah terpaksa dibuka dengan pisau karena kunci gembok tertinggal. Sebelum membuka, ketua sidang yang juga Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi meminta pendapat kepada saksi dan Panwaslih untuk membuka kotak tersebut dengan cara dipotong. Setelah mendapat persetujuan dari berbagai pihak terkait, akhirnya kotak itu dibuka.
3. Kesalahan Teknis Komputer
Dalam rapat pleno pemutusan calon Gubernur Aceh sempat tertunda akibat ada kesalahan teknis pada komputer. Layar projektor tidak bisa menampilkan hasil rekapitulasi sehingga rapat harus diskors sesaat. Rapat kemudian dilanjutkan kembali setelah kesalahan teknis diperbaiki.
4. Saksi Minta Kopi
Entah karena sudah terlalu jenuh atau hanya bercanda, saksi salah satu pasangan gubernur meminta kopi pada ketua sidang. Dengan percaya diri, ia mengambil mikrofon dan meminta kopi kepada ketua sidang.