MEULABOH – Acara Kota Puisi pertama kali di Meulaboh dijadwalkan di Taman Kota, Meulaboh, pada Ahad, 7 Februari 2016. Taman ini terletak di Jalan Merdeka, di depan Mesjid Nurul Huda.

Promotor Kota Puisi di Aceh, Muhammad Rain (Muhrain), mengatakan, Meulaboh adalah kota keempat yang melaksanakan Kota Puisi. Kota Puisi, kata Muhrain, pertama kali dilaksanakan di Banda Aceh pada 1 Nopember 2015.

“Setelah itu, secara di bagian utara Aceh dilaksanakan di Lhokseumawe yang dikoordinatori Komunitas Sastra Lazuardi, lalu di bagian lintas timur dipusatkan di Langsa dan ditangani Komunitas Seni Rajut Universitas Samudra Langsa, kini di pantai Barat Aceh, Meulaboh, ditangani Sanggar Mulia Nanggroe,” kata Muhrain, melalui telepon selulernya, di Meulaboh, 6 Februari 2016.

Muhrain mengatakan, penyelenggara Kota Puisi-Meulaboh Sanggar Mulia Nanggroe dipimpin Nana Noviana, seorang praktisi seni.

“Sanggar Sanggar Mulia Nanggroe bergerak di bidang seni tari dan seni musik, didirikan sejak 15 November 2012, di Meulaboh.

Pencetus ide Kota Puisi, Thayeb Loh Angen, menyambut gembira atas upaya Kota Puisi hingga merambah wilayah Aceh Barat.

“Saya harap, seluruh seniman terkemuka di Meulaboh dapat memanfaatkan Kota Puisi-Meulaboh sebagai wadah baru bagi terciptanya kehidupan sastra terutama puisi agar semakin baik. Meulaboh memiliki potensi sastra yang baik, regenerasi bidang pembacaan puisi dapat kembali digairahkan,” katanya.[]