BANDA ACEH – Pengurus Ikatan Siswa Kader Dakwah (Iskada) Aceh merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan Hari Jadi ke-43 Iskada bersama puluhan anak yatim, di Yayasan Rumah Yatim, Geuceu Komplek, Banda Aceh, Sabtu, 6 Februari 2016.

Panitia pelaksana Ahmad el-Fahmi, S.Psi., mengatakan, Maulid Nabi dan Hari Jadi Iskada kali ini dirayakan bersama anak-anak yatim untuk lebih memaknai dan menumbuhkembangkan  rasa asuh dan kasih sayang kepada mereka yang hidup serba kekurangan.

Ketua Umum Iskada Aceh Tgk. Marwidin Mustafa menambahkan, secara philosofis, peringatan Maulid Nabi setiap tahun dilaksankan untuk mengenang perjalanan Sirah Nabi, perjuangan Rasulullah SAW dalam merubah tatanan dunia yang gelap kepada dunia dan masyarakat yang lebih berkeadilan, menjungjung tinggi persaudaraaa serta mencintai perdamaian.

“Apalagi Rasulullah SAW merupakan pembawa misi dakwah sejak dilahirkan sudah menjadi yatim dan sangat menyanyangi anak-anak yatim dan orang yang lemah,” ujarnya.

Itu sebabnya, kata Marwidin, Iskada sebagai lembaga dakwah paling tidak dapat meneladani sikap Rasulullah SAW dalam bentuk kepedulian kepada anak yatim. “Paling tidak dapat berbagi dengan mereka meskipun dengan sebungkus nasi,” kata Marwidin.

Sementara itu, Dr. Tgk. H. A. Mufakkir Muhammad, M.A., (Ketua Iskada Aceh periode 1986-1990), yang tampil sebagai penceramah, mengajak masyarakat Aceh selalu mengenang jasa dan perjuangan Muhammad SAW. Sebab, kata dia, hanya Muhammad SAW satu-satunya nabi dan rasul terakhir yang diutuskan oleh Allah SWT.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah kader, tokoh dan para sesepuh Iskada seperti Drs. Tgk. H. A. Rahman Kaoy, Muhammad Ahsan Jass, Meng., dan Tgk. Safwani Zainun, S.Pd.I.[]