IDI RAYEK – Setelah dikabarkan menghilang selama tiga bulan, Rizki Maulidin, 19 tahun, warga Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayek, Kabupaten Aceh Timur, ditemukan tak bernyawa, di salah satu rumah kosong di Gampong Baro, Kecamatan Idi Rayek, Jumat, 22 Januari 2016, sekitar pukul 15.00 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima, Rizki diperkirakan meninggal sejak dua bulan lalu.
Ya benar, mayat itu adalah Rizki Maulidin. Untuk jasadnya kita telah memperlihatkan kepada kedua orang tuanya, Asniwati, 45 tahun dan Abdul hakim, 47 tahun. Dari keterangan orang tuanya membenarkan korban itu adalah anaknya, ujar Kapolres Aceh Timur melalui Kasat Reskrim AKB Budi Nasuha Waruwu, kepada portalsatu.com.
Berdasarkan keterangan Asniwati, almarhum menghilang dari rumah selama tiga bulan. Dia juga menyebutkan Rizki mengalami gangguan jiwa. Dari hasil olah TKP, kata Budi, tidak memperlihatkan adanya ceceran darah dan bukti yang mengarah ke tindak kekerasan lainnya. Sementara jasad Rizki ditemukan dalam kondisi kepala terpisah dari badan.
Posisi kepala dalam keadaan tergantung di atas tali dan badan di bawahnya dalam keadaan jatuh terpisah karena membusuk. Di samping mayat juga ditemukan tabung gas, yang diduga sebagai pijakan untuk melaksanakan bunuh diri, dan juga tidak ditemukan tanda-tanda perlawanan di TKP seperti ceceran darah atau kerusakan di TKP. Sementara untuk mayat saat ini telah kita bawa ke RSU Idi, kata Budi.[](tyb)