BANDA ACEH - Ada banyak hal positif yang dilakukan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober. Tak terkecuali oleh oerganisasi kepemudaan The…
BANDA ACEH – Ada banyak hal positif yang dilakukan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober. Tak terkecuali oleh oerganisasi kepemudaan The Leader. Memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun ini The Leader merilis 29 anak-anak muda Aceh dengan tajuk “Pemuda #AcehLuarBiasa”.
Project Officer Aceh Luar Biasa The Leader, Meutia Riskiyana, menjelaskan, Aceh Luar Biasa merupakan program rutin tiap tahunnya yang dilaksanakan oleh The Leader untuk memunculkan pemuda Aceh kreatif dan telah berkontribusi pada bidangnya.
Pada kesempatan kali ini, The Leader merilis 29 nama yang sudah dikategorikan dalam 10 kategori. Di antaranya Bidang Kesehatan, Lingkungan, Pendidikan, Wirausaha, Olahraga, Entertainment, Sosial & Masyarakat, Sastra & Budaya, Graphic Design, Animator, Komikus, serta Videography & Photography.
Dengan adanya program Aceh Luar Biasa ini rutin diadakan serta bertepatan dengan lahirnya hari Sumpah Pemuda, diharapkan ini menjadi stimulan bagi pemuda Aceh lainnya untuk terus berbuat positif pada bidangnya serta untuk lingkungannya. Juga ada begitu banyak pemuda Aceh lain yang belum terekspose dan dimohonkan kerjasama bagi segenap pemuda Aceh lain untuk bersama-sama kita munculkan generasi muda pembangun Aceh, kata Meutia, Jumat, 28 Oktober 2016.
Ke-29 Pemuda #AcehLuarBiasa ini dipilih dengan beberapa kriteria dan sebatas secara pribadi dikenal dan direkomendasikan oleh Team The Leader.
Kami yakin, lebih ada ratusan atau mungkin ribuan sosok pemuda Aceh yang sudah banyak berkarya dan belum kami jangkau. Kami berharap kedepan akan ada lebih banyak pemuda di Aceh yang dapat dijadikan inspirasi bagi pemuda lainnya. Salah satu visi kami, The Leader yaitu membuat Aceh tidak hanya dikenal dengan tsunami, konflik, ataupun hukum cambuk, kami ingin Aceh juga dikenal dengan anak muda yang memiliki potensi diberbagai bidang dan dapat menjadi inspirasi,” ujarnya.
Berikut ke-29 pemuda Aceh #LuarBiasa tersebut:
- Afla Nadya, News Anchor, Presenter dan reporter Kompas TV Aceh (ig: @aflanadya)
- Ahmad Reza Hariadi, Aktor Indonesia Box Office Movie Sang Pemberani (ig: @rezaid)
- Almer Havis, Founder Nagata Prima Tuna Aceh (ig: @almerhavis)
- Anizul, Atlet Wind Surfing (ig: @Anizulfarmi)
- Ariful Azmi, Fotografer (ig: @ariful76)
- Aslan Saputra, Animator dan Owner Gumugu Studio (ig: @aslansaputra)
- Cut Putri Aya S, Komikus (ig: @pocutayasofia)
- Darma Satria, Founder Kami Antar Aja (ig: @darmaasatria)
- Daudy Sukma, Owner Minyeuk Pret (ig: @daudy_sukma)
- Dwi Pragasa, Founder Catlanget.com (Printing Online) (ig: @dwipragasa)
- Edi Fadhil, Inisiator Inisiator Program Pembangunan Rumah Dhuafa melalui Facebook dan Inisiator Gerakan Mari Berbagi Sekolah (ig: @edifadhil)
- Fachrur Rozi, Owner Rocket-Rawk Street! And desainer Rocket! Cloth (ig: @Ro_zzy )
- Fairuziana Humam, Inisiator Aceh Global Youth Forum (ig: @fairuz.humam)
- Farid Ismullah, Founder Dragon Blood (ig: @farid_pulungan_draco)
- Hasbiallah Yusuf, Komikus (ig: @hasbiallah.yusuf)
- Heri Juanda, Fotografer Ryang Fotografia (ig: @ruangfotografia)
- Jamaluddin Phonna, Chairman Aceh Documentary (ig: @jamsphonna)
- Liza Fatriani, Blogger Kesehatan (ig: @lizafathia)
- Nur Fadhlin, Disainer Grafis Design Owner Ifan Production (ig: @iefans99)
- R. A Karamullah, Videografer Aceh (ig: @ra_karamullah)
- Ria Hidayati, Founder The Nanny Children Centre (ig: @nanny_ria_dm)
- Tezar Pahlevie, Pegiat Konservasi Lingkungan (ig: @tezar_aceh)
- Vida Hasrina, Co-founder Kupi Culture Project (ig: @vidavenus)
- Wildaniyadi, Atlet Tarung Derajat (ig: @kang_waru)
- Yanwar Bestari, Fashion Designer Aceh (ig: @yanwarbestari)
- Zulhadi, Aceh Vidgram (ig: @hadi_ramnit)
- Yelli Sustarina, Penulis Colorful Kota Naga dan Penggerak Komunita Griya Schizofrenia Aceh (Fb: Yelli Sustarina)
- Zikri Fitra, Atlit Sepeda PON Jabar (ig: @zikri9)
- Teuku Aga Dewantona, Koregografer dan Seniman Gayo (ig: @teuku_aga).[]