LHOKSUKON Isra, 40 tahun, mengeluhkan tidak adanya dokter jaga di Puskesmas Gampong Paloh, KecamatanTanah Pasir, Aceh Utara, Selasa, 1 Desember 2015 pukul 21.30 WIB. Ia mengaku kecewa karena terpaksa memboyong pulang istrinya yang mengalami pembengkakan di bagian mata.
Istri saya, Nurmawan, 30 tahun terpaksa saya bawa pulang karena di UGD tidak ada dokter jaga. Saya berulang kali memanggil tapi tidak ada sahutan. Secara kebetulan suasana gelap gulita karena listrik padam. Saat listrik menyala kami datang lagi, tapi tetap sama. Tidak ada dokter ataupun perawat, ujar Isra kepada portalsatu.com, Rabu, 2 Desember 2015.
Menurutnya selain tidak ada dokter ketika malam, saat pagi pun dokter sering telat masuk. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan sering dikeluhkan masyarakat.
Kepala Puskesmas Tanah Pasir, dr Harry Laksamana secara terpisah melalui seluler mengaku sudah mengetahui terkait keluhan tersebut. Menurutnya puskesmas yang dipimpinnya memang tidak ada dokter di malam hari.
Ya, di malam hari memang tidak ada dokter di puskesmas, tapi jika ada yang emergency dan dibutuhkan maka mereka akan datang. dokter di sini hanya ada dari pagi hingga sore hari saja, katanya.
Menurutnya selama ini sarana dan prasarana di puskesmas tidak memadai, sehingga tidak mungkin ditempati di malam hari. Khususnya perihal air dan septi tank.
Selain itu, di sini juga belum ada rumah dinas sehingga dokter tidak tinggal di malam hari. Jika sarana dan prasarana memadai pasti akan ada dokter yang tinggal di malam hari, kata dr Harry.[]